Author Archives: Abu Al Arif

About Abu Al Arif

Herry Syafrial bin Ali Abuzar. Lahir di Kertapati Palembang, tumbuh besar di Jakarta Utara. Suka Olah raga, Agama Islam, Administrasi, Dunia Pendidikan, Jalan-Jalan, Taklim, Dzikir Ibadah, dan Dakwah.

Keputusan Musyawarah Indonesia Desember 2018


Hasil keputusan Musyawarah Indonesia Desember 2018

I. * Sikap dan arahan untuk Jamaah Indonesia-Bahwa Indonesia ikut arahan para orang tua yang mengikuti 3 Hadraji (Syuro Alami)

– Kenapa kita harus mengikuti arahan Syuro ‘Alami ( 3 Hadroji )?

Jawab. “Karena disanalah jumhur Ulama berpihak

Karena disanalah jumhur Syuro, penanggung jawab, Asatidz dan orang lama.

Karena kita ingin masuk syurga.

* Rincian rute Negeri Jauh yang telah disetujui Masyaikh s/d Jord Qudama 2019:

1. Australia New Zealand

2. Papua Nugini

3. Jepang

4. South Korea

5. Turki

6. Saudi Arabia

7. Jordania

8. Yaman

9. Maroko

10. Sudan

11. Mesir

12. South Africa

13. Madagaskar

14. Mauricius

15. Suriname

16. Brazil

17. Chile

18. Peru

19. Bolivia

20. Holland

21. Germany

22. France

23. England

24. Qatar

25. China (Hrs seizin Eldest)

26. Hongkong (Masturot)

Selain menghantar jamaah-jamaah ke negara tersebut, Masyaikh mengarahkan agar dihantar jamaah untuk bergerak di Jakarta dan sekitarnya serta daerah2 terpencil.

II. Proses Pengurusan Visa

Proses pengurusan Visa baik ke India, Pakistan, Bangladesh dilaksanakan oleh propinsi masing-masing dengan ditafakud lebih dulu oleh penanggung jawab propinsi masing-masing sesuai petunjuk dari Masjid Al Muttaqien Ancol. Harap ditunjukan minimal 3 org sebagai penanggung jawab untuk pengurusan Visa yang bisa berkoordinasi dengan Markaz Al Muttaqien Ancol.

III. Malam Sabghuzari

Malam Sabghuzari Kabupaten/Kota di bawah ini telah disetujui oleh Masyaikh :

1. Parigi Kota / Kab. Parimo Sulteng

2. Kayu Agung Kab. Parimo Sulteng

3. Kab.Pasang Kayu Sulteng

4. Pongerang Kab. Donggala Sulteng

5. Toyili Kab. Banggai Sulteng

6. Bunta Kab.Banggai Sulteng

7. Salakan Kab. Bangkep Sulteng

8. Kaur Kab. Bengkulu selatan Bengkulu

9. Kab. Kutai Timur Kaltim

10. Kota Pariaman Sumbar

11. Kab. Martapura Oku Timur Kalsel

12. Kab. Berau Kalsel

13. Wahau Kaltara

14. Tarakan Kaltara

15. Sarmi Papua

16. Kaymana Papua

17. Bintuni Papua

18. Kota Serui Papua

19. Wamena Papua

– Pelaksanaan malam Sabghuzari Kabupaten tetap dalam panduan markaz-markaz Propinsi

– Amal malam Sabghuzari terdiri dari Ashar-Isyroq ( Bayan Ashar, Bayan Maghrib, Hayatush shohabah, I’tikaf, dan Bayan Subuh).

– Pembacaan Hayatush Shahabah sekurang2nya ulama yang pernah keluar 4 bulan dan fasih berbahasa Arab.

– Kabupaten dan Kota yang mengajukan malam sabghuzari akan ditafakud dan diteruskan pada musyawarah Syuro Indonesia. Paling lambat di musyawarah Indonesia 4 bulanan mendatang.

– Kabupaten yg mengajukan malam sabghuzari di Munas Desember 2018:

1. Tabalong Kalsel

2. Pinrang Sulsel

3. Mamuju Tengah

4. Saronggi Kab.Sumenep Madura

5. Pulau Kangean Madura Jatim

6. Sabunten Madura

7. Pulau Sekala Madura

8. Kodya Solok Padang Sumbar

9. Tapan kadang Padang Sumbar

IV Jord Qudama 2019

a. Telah diputuskan para Masyaikh Jord Qudama Indonesia akan dilaksanakan di 5 kawasan, dimulai tanggal 30 Juni-14 Juli 2019. Dan akan dilanjutkan dengan musyawarah Indonesia.

b. Kawasan yang dimaksud : Jawa, Kalimantan, Sulawesi, NTB, dan Papua.

V. Musyawarah Indonesia

Musyawarah Indonesia yang akan datang akan dilaksanakan pada tgl 5,6,7 April 2019 di Masjid Al Muttaqien Ancol, anjuran yg hadir adalah para penanggung jawab markaz propinsi. Dalam rangka untuk mengefektifkan musywarah nanti. Dan dicatat nama-namanya agar terdata di markaz Al Muttaqien Ancol.

VI. Pertanyaan dari Daerah

Seluruh pertanyaan dari Daerah telah dicatat dan akan diberitahukan pada musyawarah-musyawarah daerah di propinsi masing-masing

VII. Jadwal permintaan kunjungan Syuro Indonesia

Jadwal permintaan kunjungan Syuro Indonesia akan dimusyawarahkan dengan propinsi masing-masing.

Categories: Bayan | Tinggalkan komentar

Bayan-Bayan Musyawarah Indonesia


Categories: Bayan | Tag: , , | Tinggalkan komentar

Musyawarah Indonesia


AGENDA MUSYAWARAH INDONESIA
Masjid Al Muttaqien, Ancol, 14-16 Desember 2O18

Faisalat Musyawarah Indonesia saat ini diputus H Muslihuddin,

Zihin singkat oleh Ustadz Luthfi Yusuf Al Banjari

Jumat, 14 Desember 2O18
Zihin Musyawarah ba’da ashar oleh KH Luthfi Al Banjari

Di lanjut Karguzari lepas Zihin di sambung ba’da Maghrib sampai selesai,

Pemandu ba’da ashar : H Syuaib Ghani,

Pemandu Ba’da Maghrib
Pak Abdullah Trimoro

Sabtu, 15 Desember 2O18
Bayan subuh
“Sikap & Sifat Da’i”
Mubayyin : KH Luthfi Al Banjari

Sabtu pagi jam 09.00 Sambung Karguzari
Pemandu : Habib Husain Al Jufri

Sabtu ba’da ashar Mudzakarah Kerja atas pelajar & Mahasiswa serta Jord profesi
Petugas : KH Syarif Hidayatullah & Dr H Ismet Isnaini

Bayan Maghrib Maulana Harun Ar Rasyid

Sabtu malam ba’da isya Membahas persiapan pelaksanaan Jord Qudama 2019

Ahad, 16 Desember 2O18
Bayan Shubuh
“Pentingnya sifat ikhlas”
Petugas : KH Mukhlishun

Pembentangan Takaza
Petugas : Habib Husein Al Jufri & Pak Musthofa Australia

Pembacaan dan penjelasan hasil musyawarah :
H Muslihuddin

Nasehat & Do’a :
KH Luthfi Al Banjari

Categories: Bayan | Tinggalkan komentar

Catatan Seorang Santri


File PDF bisa di download disini:

Categories: Bayan | Tinggalkan komentar

Kronologis Versi Saady


Categories: Bayan | Tinggalkan komentar

Kronologis Ikhtilaf


Categories: Bayan | Tinggalkan komentar

Surat Haji Abdul Wahhab


Madrasah Arabiyah Raiwind. 3 Syawal 1438 – 28 Juni 2017

Untuk Mulwi Luthfi dan kawan kawan

Assalamu’alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakaatuh

Harapan pada Allah  semoga Anda sekalian dalam keadaan sehat wal afiyat. Dan sibuk dalam usaha agama yang kokoh ini siang malam. Semoga Allah  menerima usaha kalian dan memutuskan Hidayah untuk seluruh alam.  Amiin.

Adalah kemurahan besar dari Allah  yang telah memberikan Taufiq kepada kalian untuk belajar dan menyebarkan usaha Anbiya alaihimus salam yang penuh berkah ini. lni adalah usaha untuk menyebarkan keyakinan kepada Dzat Allah  memperbaiki cara kehidupan agar sesuai dengan teladan Nabi Muhammad,  mewujudkan hakekat ibadah, menyebarnya nur ilmu dan hidupnya hati dengan mengingat Allah.  Dengan ini semua, disertai mahabbah dan saling ikram, berjalan dengan musyawarah, akan maju dalam kerja ini. Usaha Nabi Muhammad ini adalah tanggung jawab seluruh ummat. Siapkan setiap individu ummat untuk mengerjakannya. Nabi Muhammad menjadikan setiap orang sebagai penanggung jawab atas seluruh ummat dan seluruh ummat adalah penananggung jawab atas setiap orang. Manusia selalu ditimpa berbagai keadaan dari Allah. Terkadang keselesaan dan kemudahan, terkadang kesusahan dan mujahadah. Dalam menghadapi berbagai keadaan itu, sibuk menunaikan perintah Allah  dengan cara Nabi Muhammad. ltulah kerja kita. Dalam keadaan apa pun, senantiasa sibuk dalam usaha agama, menunaikan perintah Allah dengan cara Nabi Muhammad. Itulah maksud dan tujuan kita.

Dalam usaha ini, setiap orang selalu dilingkupi dua sisi keadaan: pertolongan atau mujahadah. Bila datang pertolongan, kita tidak bersuka ria, dan bila mujahadah yg datang, kita tidak berputus asa. Datangnya pertolongan adalah utk menghibur kita. Sedangkan mujahadah datang untuk peningkatan. Dalam rintangan akan meningkat keikhlasan, kemurnian amal hanya untuk Allah. Sesuai kadar keikhlasan dan pengorbanan. seseorang akan menjadi asbab tersebarnya Nur Hidayah di dunia.

Allah  adalah Dzat yang sangat Halim dan Karim. Setiap keadaan yang Dia adakan pastilah untuk manfaat kita Dia adakan.  Dalam setiap keadaan. hendaknya kita selalu kembali dan bertaubat padaNya. Kita berdoa dengan rengekan dan kerendahan padaNya.

Dalam usaha ini, penyelesaian segala kesulitan adalah dalam kerja umumi. Meniadakan kemampuan pribadi. Di jalan ini, keadaan susah juga terkadang datang dari kawan-kawan sendiri. Hal-hal yang tidak menyenangkan. Supaya Allah ridho, demi hidupnya agama dan untuk usaha agama. Kita bertahan menghadapi perkara-perkara itu, maka kesusahan-kesusahan  itu akan menjadi asbab Ridho dan kesukaan Allah. ljtimaiyah sesama adalah tali yang Allah perintahkan supaya dipegang teguh. Dan perkara yang tidak menyenangkan karena perjalan bersama-sama, itu lebih baik daripada kegembiraan dalam kesendirian.

Bila kita kerjakan dengan menjaga cara kerja khusus dakwah ini, serta usul kesatuan hati dan arah kerja, maka kerja ini akan merubah dunia.

Selain itu, hendaknya bersikap lembut pada sesama kawan. Kelembutan dan tawadhu akan menyatukan semuanya. Jangan ada ghibah sama sekali. Tingkatkan Jkram pada kawan-kawan. Bila hati menyatu, walaupun pendapat berbeda, maka akan saling menginginkan kebaikan bagi yang lain. Bahkan akan berkorban untuk yang lain. Dalam keadaan yang keras dan susah pun akan ada kelembutan.

Tapi bila sifat berubah. Usul-usul kesatuan retak, akan muncul perselisihan dan tercabik kesatuan.

Surat Anda tertanggal 24 Juni 2017 telah kami terima. Anda tuliskan keadaan Markaz Jakarta. Kami memikirkan surat tersebut. Para syura di sini maupun di India juga memikirkannya. Semuanya sepakat bahwa hendaknya dalam kerja ini kita hindari segala bentuk perselisihan/persaingan  sekecil apa pun. Karena itu, jangan kumpulkan ahbab pada l Juli 2017 nanti. Pada masa mendatang, dengan melihat keadaan nanti, baru difikirkan lagi.

Dan hendaknya para syura berfikir meningkatkan kesatuan dan ijtimaiyah dengan tetap menjaga manhaj dan cara khusus kerja ini. Bila Anda sekalian sudah menyiapkan rancangan, beri tahu kami.

Hendaknya perbanyak doa pada Allah supaya kita dan saudara-saudara kita bisa diberi Taufiq untuk melalui ujian ini, dipelihara dari kejatuhan dan tetap maju dalam kerja. Amiin.

Saudaraku,

lngat, cinta sesama muslim itu satu keharusan. Jangan ada keinginan balas dendam sedikitpun.

Maulana Muhammad Ilyas rah.a mengatakan: kenikmatan dan amal paling utama setelah kecintaan pada Allah adalah mencintai sesama muslim. Tolong sampaikan salam dan harapan doa pada semua Ahbab.

Wassalaam,

Hamba: Muhammad Abdul Wahhab.

Categories: Bayan | Tag: | 1 Komentar

Bayan Maulana Thariq Jamil tentang Ijtima’ I Raiwind Th 1953.


Bayan Maulana Yusuf Rah tentang Markaz Raiwind :

Pada tanggal 9 Juli 1953, Ijtima’ pertama diadakan di Raiwind Pakistan yang mana Maulana Yusuf Rah pun hadir, Sejak tahun 1951 Masjid Raiwind sudah ada halaman, namun majma’ yang hadir di Ijtima’ masih sedikit.

Setelah Ijtima selesai, Maulana Yusuf Rah
mengumpulkan orang-orang lama kemudian beliau Bayan;

“Bahwa ini adalah Markaz dan Markaz akan ramai dengan Pengorbanan, Markaz mana saja yang dihidupkan dengan uang maka Markaz itu akan jadi sebab kesesatan, dan Markaz mana saja yang dihidupkan dengan pengorbanan maka di kemudian hari akan jadi Asbab Hidayah.”

“Dan Markaz ini harus dihidupkan oleh orang-orang yang siap bai’at pada saya sampai maut, Sebab ini bukan kerja 4 bulan ataupun 40 hari. Kalau di bilang ini kerja 4 bulan 40 hari, artinya semua waktu untuk Usaha Dunia, nanti kalau ada sisa masa baru saya akan keluar. Hari ini kita jadikan Tabligh seperti mana peminta-peminta, kasihlah saya satu rupee, kasih saya satu rupee. Maka kadang ada yang datang minta 40 hari, kita pun kasih 40 hari kepada orang tabligh yang meminta itu.”

Maulana Yusuf Rah mengatakan ;

“Ini kerja bukan 4 bulan 40 hari, tapi ini adalah kerja seumur hidup untuk Ummat ini, maka kalian harus bawa ummat dalam kerja ini. Untuk itu harus ada beberapa orang yang siap berbaiat pada saya, sampai mati tidak akan meninggalkan Markaz ini, kalau kelaparan maka tidak ada roti, dan kalau kehausan maka bukan tanggung jawab kami untuk menyediakan air, kalau sampai sakit maka bukan tanggung jawab kami untuk bawa obat, dan tidak akan lari dari sini dan tidak akan pergi kemanapun tanpa musyawarah, dan tidak goyang dari sini maka siapa yg siap?”

Ini tasykilan yang sangat luar biasa dari Maulana Yusuf Rah maka ada 18 orang telah catat nama, di saat mereka berdiri, maka yang pertama kali berdiri adalah Syaikh Muhtaram Haji Abdul Wahab Sahb Rah.

Subhanallah Ajiiibbb…….

Inilah pengorbanan orang tua kita yg sekarang sudah tidak ada lagi dan sekarang tidur panjang sampai hari kiamat ditemani oleh amal-amal kebaikannya dan Bidadari-Bidadari Syurga yang menemaninya, sudah sepatutnya kita mencontoh pengorbanan beliau Masyaikh kita Al-Marhum Syaikh Muhtaram Haji Abdul Wahab Shab Rah dan semoga ALLAH Azza Wa Jalla kumpulkan kita dengan pejuang-pejuang Agama ALLAH seperti Sahabat, Tabi’in, Para Waliyullah, Para Da’i dan orang kita yang telah mendahului kita dalam kerja ini…

Aamiin Ya ALLAH…

Categories: Bayan | Tag: , , , | Tinggalkan komentar

Wafatnya Syaikh Abdul Wahhab DB.


Setelah shalat Subuh jam 6.20 am waktu Pakistan -Ahad, 18 November 2018 yang bertepatan dengan 10 Rabiul Awal 1439 H, Syaikh Abdul Wahhab DB meninggal dunia di usia 96 tahun setelah menghabiskan bagian besar waktunya untuk meninggikan Agama Allah dari zaman Maulana Ilyas, Maulana Yusuf, Maulana In’amul Hassan, hingga system kesyuraan yang telah berjalan dari tahun 1995. Sebelum wafatnya beliau juga menyempurnakan kembali susunan Syura Dunia untuk mengawal kerja dakwah yang mulia ini.

 

Syaikh Abdul Wahhab DB

Haji Saheb pesan pada maulana Fahim sampaikan wasiatnya jika dia telah meninggal dunia.
“Siapa yg mencintai saya (Haji Saheb), siapa yg sayang pada saya.
Hendaklah dia mengorbankan segala-galanya kemampuan dan kebolehannya dalam usaha tabligh. Insya Allah nabi Muhammad saw dan Allah swt akan mencintaimu.”

Categories: Bayan | Tag: , , , | 2 Komentar

Pengumuman Banglades


MashaAllah Bangladesh 22nd Sept Announcements
Wazahati Jod (Clarification gathering )

➡No separate ijtema will be allowed at any distrcts of Bangladesh without #Kakrail_Markaz Mashwera & world international Tongi ijtima Will be in two phases InshaAllah
➡Saad Kandhalvi will not be allowed to enter Bangladesh Ijtima 2019 also until he convince his Elders teachers & Dar Uloom Deoband Ulama

These are the two decisions & Announcement among many which were discussed in the presence of Bangladesh Minister of religious affairs Mr. Muti Ur Rehman the special guest.the need of these two announcements is very crucial because since past weeks false statements & fake letters attributed towards Bangladesh government circulating by Saadiyani community claiming that government provides equal rights to saadiyani community at every Markaz & they will be allowed to organize separate ijtema in bangladesh against Tongi, these all are baseless claims which minister of religious affairs denied Alhamdulillah.

On 22nd September 2018

Categories: Hasil Musyawarah | Tag: , | Tinggalkan komentar