Posts Tagged With: Tongi

Pengumuman Banglades


MashaAllah Bangladesh 22nd Sept Announcements
Wazahati Jod (Clarification gathering )

➡No separate ijtema will be allowed at any distrcts of Bangladesh without #Kakrail_Markaz Mashwera & world international Tongi ijtima Will be in two phases InshaAllah
➡Saad Kandhalvi will not be allowed to enter Bangladesh Ijtima 2019 also until he convince his Elders teachers & Dar Uloom Deoband Ulama

These are the two decisions & Announcement among many which were discussed in the presence of Bangladesh Minister of religious affairs Mr. Muti Ur Rehman the special guest.the need of these two announcements is very crucial because since past weeks false statements & fake letters attributed towards Bangladesh government circulating by Saadiyani community claiming that government provides equal rights to saadiyani community at every Markaz & they will be allowed to organize separate ijtema in bangladesh against Tongi, these all are baseless claims which minister of religious affairs denied Alhamdulillah.

On 22nd September 2018

Categories: Hasil Musyawarah | Tag: , | Tinggalkan komentar

Point-Point Bayan Ijtima’ Tongi


Point – Point Pesan Masyaikh di Ijtima’ Tonggi
29/01 s/d 01/02 2009

1. Maulana Syamim

Amalan haji adalah ijtima umat islam terbesar dan kewajiban hanya sekali saja. Jika berhaji dengan betul, akan jadi wali Allah. Jika niat berhaji tak betul, haji tanpa kesan, akan dilempar balik seperti kain kotor yang dilemparkan. Begitupun ijtima, jika datang dengan niat baik, maka satu ijtima cukup membuat cinta kepada Allah SWT. Satu ijtima yang betul cukup bagi Allah SWT untuk membuat keputusan memberi hidayah untuk seluruh alam.
Ijitima bukan untuk menghimpun manusia sebanyak-banyaknya, tapi untuk mengumpulkan dua usaha, sebelum ijtima (ruh ijtima), setelah ijtima (perhiasan ijtima).

Usaha sebelum ijtima adalah menjumpai setiap orang islam agar hatinya berpaling dari selain Allah kepada Allah SWT sehingga ada kemanisan untuk ta’at. Dikarenakan adanya pengorbanan orang-orang sebelum ijtima, maka yang hadir di ijtima mendapat hidayah, dan hidayah juga akan tersebar ke seluruh alam. Usaha dalam ijtima adalah agar setiap orang terlibat dalam amal ijtimai dan infirodi. Semakin terjaga amalan, maka semakin cepat turunnya hidayah. Hidayah ada 2 tahap : untuk diri sendiri dan asbab hidayah untuk orang lain. Untuk menjadi asbab hidayah maka niatkan untuk bergaul dengan semua orang dari semua negara, kita merasa sebagai satu umat, hilangkan ashabiyah. Ashabiyah ini sangat dibenci Allah dan menyebabkan tertolaknya amal seseorang.

Untuk menghilangkan ashobiyah : Allah SWT perintahkan ibadah haji, shalat dan shaum. Dalam haji diperintahkan untuk menyebarkan salam (untuk menghilangkan sifat sombong, merasa sebagai penanggung jawab. Sehingga Nabi SAW selalu mendahului dalam memberi salam, tidak pernah didahului oleh sahabat), bersikap lemah lembut, dan suka memberi makanan (jangan menunggu untuk diikrom, tapi beri ikrom untuk satukan hati).

Di negara-negara anda akan diadakan ijtima dan jika anda bersungguh-sungguh usaha atas ijtima ini, maka ijtima anda akan menjadi asbab hidayah ke seluruh alam. Tanggal ijtima bukan awal ijtima, tapi itu tanggal berakhirnya ijtima. Ijtima bermula sejak tanggal ijtima ditetapkan.

Baca lebih lanjut

Categories: Bayan | Tag: , , | 25 Komentar