Malfuudzaat 57

Suatu ketika beliau berkata, “Saya menghargai para pengikut Maulana Thanwi rah karena mereka adalah orang-orang Qaribul ‘Ahd, sebab itu kamu cepat memahami ucapan-ucapan saya. Kamu telah mendengar ucapan Maulana Thanwi dan baru saja kamu mendengarnya.”

Kemudian beliau berkata, “Karena kamu, kerja kami telah banyak diberkati. Saya sangat gembira.” Kemudian beliau banyak mendoakan mereka lalu berkata, “Kamu juga harus banyak menangis mensyukuri Allah atas segala nikmat ini.”

Allahumma maa ishbahat bii au amsat bii min ni’matin au bi ahadin min khalqika faminka wahdaka laa syariika laka falakal hamdu wa lakasy syukru.

Categories: Tertib Dakwah | Tag: , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: