Malfuudzaat 56

Pada suatu ketika beliau berkata, “Maulana Thanwi rah telah melakukan kerja yang besar. Saya memang ingin taklim dibuat cara beliau dan tabligh dibuat cara saya, supaya taklim beliau tersebar.”

Kemudian beliau berkata, “Dalam bayan janganlah sampaikan kebaikan dan keuntungan duniawi yang akan diperoleh karena mentaati syariat dan hukum agama. Cukuplah dengan menjaga 3 perkara dalam menyampaikan bayan kepada masyarakat, yaitu :

  1. Setiap amal hendaklah dibuat dengan niat untuk mencari keridhaan Allah.
  2. Beramal dengan penuh yakin kepada AKHIRAT. Apabila suatu amal dibuat untuk keridhaan Allah dan yakin kepada akhirat maka pasti ia akan bermanfaat diakhirat kelak, dikaruniai pahala atau dipelihara dari adzab.
  3. Dalam amal apa pun jangan ada niat untuk dunia. Segala manfaat duniawi pasti akan diperolehi sebelum mati. Tetapi itu bukanlah maksud yang sebenarnya. Kita harus yakin bahwa kita akan mendapatkan tetapi jangan jadikan ia tujuan kita beramal.

Kemudian beliau berkata, “Ya, apabila perlu dibicarakan untuk mashlahat dunia, bolehlah dicakap dan bukan pula pada setiap tempat.”

Categories: Tertib Dakwah | Tags: , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: