Malfuudzaat 50

Beliau pernah berkata, “Mimpi adalah 1/46 dari Nubuah. Ada orang yang mendapat kemajuan rohani melalui mimpinya tanpa melalui riyadhah atau mujahadah sebab dalam mimpi itu mereka dikaruniai ilmu haq yang merupakan sebagian dari kenabian lantaran kemajuan rohani itu jelas (karena dengan tambah ilmu bertambah makrifat dan dengan makrifat akan bertambah taqarrub kepada Nya)”.

Karena Allah berfirman, wa Qur rbbi zidnii ‘ilmaa

“Ya Tuhanku tambahkanlah bagiku ilmu.” (Thaha : 114)

Dalam mimpi, ilmu yang benar dipancar kepada saya. Maka tambahkanlah tidur saya.” (Beliau kekurangan tidur akibat sakit maka dengan saran dokter, saya telah menyapukan minyak di kepala beliau agar tidurnya bertambah). Beliau berkata lagi, “Ayat ini telah dikasyaf kepada saya dalam mimpi, bagaimana cara tabligh ini harus dikerjakan.

Kuntum Khaira ummatin ukhrijat linnaas ta’ruuna bil ma’ruufi wa tanhauna ‘anil mungkari wa tu’minuuna billah.

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dikeluarkan untuk manusia menyuruh kepada kebaikan dan mencegah dari yang mungkar dan beriman kepada Allah.” (Ali Imran : 110)

Kamu dikeluarkan untuk seluruh manusia seperti para Nabi, maka perlu bergerak kepada manusia di seluruh alam untuk amar makruf dan nahi mungkar, tanpa keluar kerja ini tidak dapat dibuat.

Peningkatan iman kamu dengan amar makruf , maka niatkan untuk mendapatkan hidayah diri sendiri dalam berdakwah.

Linnasi adalah mengenai orang ajam bukan mengenai orang Arab. Orang Arab telah disebut dalam ayat : Lasta ‘alaihim bimusaithirin. “Kamu bukanlah orang berkuasa atas mereka.” dan ayat wa Maa anta ‘alaihim biwakiil “Kamu bukanlah orang yang bertanggung jawab terhadap mereka.”

Allah telah menentuka hidayah mereka dan kamu tidak perlu hiraukan hal mereka.

Firman Allah kuntum khairu ummatin dan linnas maksudnya untuk oran Arab dan Ajam lalu jika ahli kitab beriman itu lebih baik bagi mereka, bukan bagi Lakum. Sebab kesempurnaan iman terbentuk melalui dakwah, sama ada orang menerima atau tidak. Jika mereka menerima dakwah, mereka yang mendapat faedah. Kejayaan dai tidak tergantung pada penerimaan dakwahnya.”

Categories: Tertib Dakwah | Tags: | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “Malfuudzaat 50

  1. Rahzi

    ini pun agak deep utk org awam..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: