Malfuudzaat 39

Pada suatu haru, sebelum shalat Jumat, saya telah berkhutbah di Masjid Assembly di Delhi atas kehendak Maulana. Setelah shalat Jumat saya tidak pulang ke Nizamuddin tetapi bermalam di tempat seorang saudara. Esoknya di Nizamuddin saya beri alasan, “Atas permintaan saudara saya, saya terpaksa bermalam di Delhi.” Beliau berkata, “Maulana tidak perlu beri alasan, karkun memang begitu. Jangan bimbang. Ada beri bayan di Masjid Assembly?” Saya jawab, “Ya, ada.” Beliau gembira dan berkata, “Lihatlah, mereka tidak mengundang kita atas alasan tidak ada waktu dan sibuk dengan dunia. Maka kita perlu pergi kepada mereka untuk bertabligh.” Beliau bertanya, “Apakah yang kamu bayankan?” Saya beritahu, “Saya bayan mengenai ayat, Inna fii khalqis samaawaati wal ‘ardhi wakh tilaafil laili wannahaari la ayaati liulil albaab. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan pertukaran malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang berakal. (Ali Imran (3) : 190)

Ayat ini menjelaskan bahwa orang yang berakal ialah mereka yang berfikir mengenai alam ini, mengenali serta senantiasa mengingati Sang Penciptanya, bukan mereka yang terperdaya dengan benda di antara bumi dan langit dan tidak mengenali Rabb nya. Kemudian saya terangkan kepentingan dan hakikat dzikrullah, setelah itu kepentingan tabligh. Beliau berkata, “Perkara itu terlalu tinggi, tidak sesuai dengan majlis itu. Bayan kamu itu sesuai dalam majelis di sini. Yang sesuai di sana ialah ayat ini, wal ladziinajtanabuuth thaaquuta aiya’buduuhaa wa anaabuu ilallahi lahumul busyra fabasysyir ‘ibaad. “Dan orang-orang yang menjauhi thaqut (yaitu) tidak menyembahnya dan kembali kepada Allah bagi mereka kabar gembira, maka hendaknya beri kabar gembira kepada hamba-hamba Allah.” (Az Zumar (39) : 17)

Kemudian beliau berkata, “Majelis di situ masih rendah derajatnya dan ucapan yang sesuai disana ialah, Hadahumullah (Semoga Allah memberi hidayah kepada mereka).” Saya menjawab, “Ya, benar. Bila datang lagi saya akan sampaikan ayat ini di sana.”

Categories: Tertib Dakwah | Tags: | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “Malfuudzaat 39

  1. Info yang sangat bermanfaat dan menarik….
    By: Media Dakwah | Ustadz | Ponpes Sirojul Huda Bogor.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: