Malfuudzaat 33

Dalam satu perhimpunan beliau berkata, “Masa adalah seperti kereta api yang sedang bergerak. Jam, menit, dan detik adalah seperti gerbong-gerbong dan kesibukan kita adalah seperti penumpang-penumpang. Saat ini kesibukan duniawi yang hina sudah memenuhi semua gerbong sehingga tidak bisa masuk lagi kesibukan akhirat yang mulia untuk masuk ke dalam gerbong. Tugas kita sekarang adalah berangsur-angsur menyingkirkan kesibukan-kesibukan yang hina dan rendah itu lalu menjemput kesibukan-kesibukan yang mulia dan agung, yang dirhidai Allah dan bergerak menuju kejayaan dunia dan akhirat.”

Categories: Tertib Dakwah | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: