Malfuudzat 7

Beliau berkata, “Terdapat kelemahan dan kelainan di kebanyakan madrasah. Walaupun santrinya diajar dengan ilmu pengetahuan tetapi tidak ditekankan maksud asal belajar (khidmat kepada agama dan dakwah ila Allah). Akibat dari kelalaian ini setelah tamat belajar , matlamat mereka ialah mencari kedunian atau menjadi pekerja atau mengambil ujian di pengajian umum untuk memburu duit. Maka seluruh masa, belanja, usaha, dan tenaga yang telah dicurahkan untuk belajar ilmu agama tidak berhasil. Bahkan tidak sedikit yang akhirnya bekerja dengan orang-orang yang memusuhi agama.

Oleh karena itu kita harus fikir untuk membimbing mereka supaya bersedia untuk berkhidmat kepada agama dan mengamalkan perintah agama dan menunaikan hak-hak ilmu agama setelah tamat belajar. Suatu kerugian jika kita menanam benih kemudian tidak bisa mengambil hasilnya. Jika kita sanggup dalam menanam tetapi hasilnya diambil oleh musuh Islam maka ini adalah kerugian yang lebih besar lagi.

Categories: Tokoh Dakwah | Tags: , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: