Malfuudzat 4

Beliau berkata, “Derajat WAJIB adalah lebih tinggi daripada SUNNAH. Perlu difahami bahwa sunnah itu untuk menyempurnakan hal wajib yang ada kekurangan. Sunnah adalah penghias dan wajib adalah tujuan. Banyak orang salah faham. Mereka melalaikan yang wajib dan sibuk dengan amalan sunnah. Tuan-tuan telah mengetahui bahwa dakwah ilal khair, amar makruf dan nahi mungkar adalah FARDHU dan kewajiban agama. Berapa banyak orang yang melakukannya? Sedangkan dzikir-dzikir sunnah dan banyak lagi amalan agama yang derajatnya sunnah, sangat banyak orang yang mengerjakannya.”

Categories: Tertib Dakwah | Tags: | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “Malfuudzat 4

  1. Arkan

    kalau lihat pesan terselubung Maulana Ilyas, beliau mengkritik pengamal Thoriqot yang sibuk dengan Thoriqotnya.

    karena pada saat itu menjamurnya Padepokan Tasawuf/Khanqah-Khanqah belum mampu memperbaiki keadaan Iman dan Amal umat Islam di Negeri Beliau, Khususnya wilayah India dan umumnya seluruh dunia.

    yang ada umat Islam dibuai/dinina bobokan oleh kisah-kisah karomah syaikh anu, wali anu, maulana anu dan kisah-kisah tersebut menjadi cerita utama mengalahkan kisah Nabi-Nabi dalam Qur’an, Kisah perjuangan para Shahabat radiyallahu ‘anhum, dan kisah qudrat Allah.

    Sehingga amaliyah mereka mengacu pada amaliyah syaikh anu, Maulana anu dan sejenisnya, bukan kepada Amaliyah Nabi dan Shahabatnya.

    Ada kemiripan semangat perjuangan dengan kisah bangkitnya Imam Bonjol di tengah masyarakatnya.

    Semoga Allah memberikan kepahaman agama bagi kita semua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: