Malfuudzat 1

Beliau berkata, Lazimnya, umat nabi-nabi terdahulu apabila jauh dari zaman kenabian, ruh dan hakikat amalan serta ibadah mereka mati lalu berubah menjadi adat dan upacara-upacara saja. Itulah agama yang tinggal. Untuk menghapuskan kesesatan dan adat itu maka para nabi diutus menghidupkan kembali ruh ibadah dan hakikat agama yang tulen sehingga akhirnya diutus baginda Rasulullah saw. Seluruh agama samawi waktu itu berkeadaan demikian, yang tinggal hanyalah beberapa adat yang disangka syariat. Rasulullah saw datang menghapuskan adat-adat itu dan mengajar hakikat agama, hokum, dan akhlak yang sebenarnya.

Umat Muhammad saw kini juga sedang menderita penyakit yang sama, amal ibadah telah menjadi adat saja. Taklim agama yang sepatutnya menjadi asbab untuk ishlah diri telah menjadi adat juga. Karena silsilah nubuwah telah tamat maka kerja nubuwah ditanggungjawabkan kepada para ulama pewaris nabi. Fardhu atas mereka usaha memperbaiki suasana fasad dan sesat ini dengan cara membetulkan niat. Karena suatu amalan menjadi adat jika dilakukan bukan dengan niat karena Allah dan sifat penghambaan. Oleh karena itu membetulkan niat akan menghidupkan ruh amalan hingga tidak lagi disebut sebagai adat malah sebagai hakikat dan penghambaan diri kepada Allah.

Maka dalam setiap amalan hendaknya ada sifat penghambaan dan semangat beribadah kepada-Nya. Oleh karena itu menanamkan niat yang shahih dalam setiap amalan agar menjadi hakikat menjadi tugas dan kewajiban para ulama dan ahli-ahli agama.

Categories: Tertib Dakwah | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: