Melepas Kedok Jemaah Tabligh, bagian 4

PERBEDAAN DAKWAH JEMAAH TABLIGH DENGAN HAROKAH LAINNYA

1.      Dakwah Mereka Mendatangi Manusia Dengan Berjalan Kaki

2.      Modal Dakwah Mereka Adalah Harta dan Diri

3.      Dakwah Mereka Kepada Akar Bukan Ranting Yakni Kepada Iman Bukan Fiqh

4.      Dakwah Jemaah Tabligh Tak Ikut Suasana dan Keadaan

5.      Dakwah Jemaah Tabligh Dimulai Dari Keutamaan Amal

6.      Sasaran Dakwah Mereka Adalah Orang Bodoh, Orang Miskin, Orang Pendosa (Preman, Koruptor, dsb)

7.      Dakwah Jemaah Tabligh Tak Terkesan Dengan Kekuasaan

8.      Dakwah Jemaah Tabligh Tak Terkesan Dengan Harta

9.      Dakwah Mereka Tak Berpolitik

10.  Dakwah Mereka Tidak Minta Upah

 

1.      Dakwah Mereka Mendatangi Manusia Dengan Berjalan Kaki

Jemaah Tabligh mempunyai cara dakwah yang konvensional yakni Dakwah Bil Aqdam dengan berjalan kaki jumpa manusia, sedangkan kebanyakan harokah lain berdakwah didatangi manusia seperti kajian-kajian mereka yang datang adalah orang yang akan dengar dakwah mereka. Bahkan di saat harokah lain telah memakai sarana Radio, TV, dan majalah untuk dakwah, di markaz dakwah mereka komputer saja tidak ada.

Juga banyak yang gunakan media massa Televisi, Koran, majalah, dan bulletin. Bahkan mereka dengan gunakan propaganda besar-besar pasang iklan untuk kumpulkan massa dalam kongres mereka. Sedangkan jemaah tabligh dakwah dengan senyap-senyap namun dalam ijtima’ mereka di 5 wilayah Indonesia dihadiri ratusan ribu orang padahal tak ada satu iklanpun tertempel di jalan bahkan di markaz mereka sekalipun.

Ketika ada orang yang kritik mereka : Bagaimana mungkin dakwah masih cara begitu datang ke rumah tidak efisien, bukankah sekarang ada TV, Radio, cukup kita ngomong di studio dan didengar oleh banyak orang di rumah-rumah. Mereka katakana : Dahulu shahabat Nabi dakwah dengan cara datangi manusia maka satu negeri masuk Islam, satu kota masuk Islam, satu kampung masuk Islam. Kini orang dakwah lewat majalah, TV, Radio adakah satu keluarga saja masuk Islam?

Tetapi saksikanlah satu jamaah dihantar ke pegunungan Tengger dengan berjalan kaki maka 124 Keluarga beragama Hindu telah masuk Islam.

Ulama mereka katakan : Dakwah yang tidak ikut cara Nabi dengan inovasi atau imitasi tak akan datangkan ketakwaan. Tetapi kita dakwah harus duplikasi sehingga menjadi asbab hidayah.

2.      Modal Dakwah Mereka Adalah Harta dan Diri

Berbada dengan harokah lain jika ingin ada kegiatan apapun apalagi yang bersifat pengiriman tenaga dainya pasti mencari dana dari luar, di masjid-masjid selalu diumumkan soal dana.

Jemaah Tabligh beda, mereka tak bicara duit. Setiap orang yang ingin keluar di jalan Allah maka membawa uangnya sendiri untuk membiayai kebutuhannya sendiri.

Tak ada diumumkan jemaah tabligh butuh dana untuk kirim jemaah ke Irian Jaya dsb, bahkan kotak infaq saja tak ada dimarkaz mereka yang berjalan-jalan seperti di masjid lain.

3.      Dakwah Mereka Kepada Akar Bukan Ranting Yakni Kepada Iman Bukan Fiqh

Banyak harokah yang tak sabar jika lihat cara kerja jemaah tabligh yang hanya bicara tentang Iman dan Amal Sholeh melulu. Sementara mereka inginkan bukan hanya amar ma’ruf tetapi nahi mungkar, hancurkan kemaksiatan, dll.

Orang tua di jemaah mereka katakan Rasulullah tak pernah hancurkan berhala dengan tangannya agar sahabat tak sembah berhala, tetapi Rasulullah hancurkan berhala yang ada di hati para sahabat, sehingga ketika hati mereka sudah penuh dengan kebesaran Allah dan berhala talah dinafikan maka dihancurkan sendiri dengan tangan mereka.

Mereka katakan : Dakwah Nabi kepada Iman dahulu, betulkan yakin maka ketika yakin betul maka akan betulkan amal manusia.

Syaikh Yusuf Rah A sebagai Amir Jemaah Tabligh yang kedua ditanya orang : Kenapa orang tabligh tak nahi mungkar hanya amar makruf saja. Maka Syaikh Yusuf Rah A katakan : Hadits tentang hal ini bunyinya Jika kamu melihat kemungkaran maka rubahlah dengan tangan, bukan hancurkanlah tetapi rubahlah!! Lihatlah oleh kamu orang-orang yang telah keluar di jalan Allah telah merubah kehidupannya dalam ketaatan.

Menurut mereka difinisi berkembangnya agama ditamsilkan sebagai berikut : Seperti BAYI dan MAYAT keduanya sama-sama dapat berkembang. Bayi yang dirawat dengan baik, sabar, maka walaupun lambat bayi ini akan berkembang, dan akan disayang oleh orang banyak. Setelah dewasa aka nada manfaat. Tetapi mayat yang jatuh di kali juga berkembang menjadi besar dalam hitungan jam, cepat. Tetapi baunya busuk dan tak disukai orang menjadi sumber yang mengganggu. Begitulah agama yang berkembang dengan ushul yang benar walaupun lambat akan menjadi manfaat bagi umat, tetapi yang tak ikut ushul cepat maju tetapi mudhorot buat umat.

4.      Dakwah Jemaah Tabligh Tak Ikut Suasana Dan Keadaan

Dakwah yang dibuat Jemaah Tabligh tak terkesan dengan keadaan baik dalam masa aman, maupun rawan. Panas dingin, senang susah, mereka tetap keluar di jalan Allah ikut nishob yang mereka tentukan sendiri. Tak seperti harokah lain baru kirim jemaah kalau ada kejadian tertentu. Misalnya ada pemurtadan, ada gempa bumi, tsunami, orang Islam di perangi, barulah mereka buat kerja galang dana, ajak jemaah mereka ke sana. Kalau jemaah tabligh mulai program maka akan dibuatnya sampai mati.

Sampai-sampai ulama mereka Syaikh Ilyas Rah A beri nasehat : Hendaklah kalian buat jaulah tak boleh berhenti walaupun waktunya bertepatan dengan hari kematian ayah kamu, istri kamu, anak kamu. Karena jika kalian tetap jaulah maka Allah akan ampuni dosa keluarga kalian.

5.      Dakwah Jemaah Tabligh Dimulai Dari Keutamaan Amal

Menurut mereka ILMU FADHOIL adalah TUJUAN sedangkan ILMU MASAIL adalah KEPERLUAN untuk mewujudkannya. Sedangkan harokah lain mereka mulai dari masail yakni ilmu cara beramal yang betul. Seperti seorang anak diberitahu Fadhilah seorang dokter bahwa dokter itu akan dapat uang banyak, dapat kemuliaan di masyarakat. Maka anak itu akan semangat belajar sungguh-sungguh dan dalam masa belajar itulah ia belajar cari jadi dokter yang baik (masail).

BUKU FADHILAH AMAL

Kebanyakan orang mengkritik buku tersebut karena isinya berisi hadits dhoif. Terjadi sedikit kejanggalan bagi para pengkritik dimana pengeritik sendiri mempunyai kaidah bahwa hadits dhoif boleh dijadikan hujjah untuk fadhilah atau untuk memberi semangat muslimin mengamalkan agama. Sementara ketika jemaah tabligh pakai hadits dhoif, banyak orang yang dahulu memakai kaidah itu justru menyalahkan seolah terjadi sentiment kepada mereka.

Menurut sebagian mereka : di dalam buku fadhilah amal berisi Al Quran dan Hadits dan disebutkan derajat sanad haditsnya. Sedangkan kisah dan tamsil serta hadits yang lain adalah untuk menjelaskan hadits yang ada. Lihatlah hadits utama yang menjadi pokok bahasan diberi nomer di setiap hadits sedangkan FAEDAH atau PENJELASAN sama dengan kitab-kitab hadits atau tafsir yang dibuat oleh ulama salaf seperti IBNU KATSIR atau syarah Riyadhus Shalihin dalam menjelaskan ayat terkadang menggunakan kisah ISRAILIYAT dan HADITS DHOIF.

Tetapi orang tidak menjadikan kitab Ibnu Katsir dhoif semua, dan tetap dijadikan acuan dalam ilmu tafsir.

Penulis Fadhilah Amal yang disebut oleh para kritikus sebagai Tablighi Nisob (istilah ini justru tak terkenal di India dan Pakistan, mereka menyebutnya Kitab Fazail) adalah ULAMA bESAR yang HAFIDZ dalam HADITS yaikni RAISUL MUHADDITSUN MAULANA  MUHAMMAD ZAKARIYA AL KANDAHLAWI.

Dalam sejarah hidup beliau tertulis saat lepas dari sapihan ibunya ia telah menghafal 5 ruku’ Al Quran dan beliau HAFIDZ Al QURAN dalam usia 7 tahun. Amalan paman beliau, ayah, bibi, maupun saudaranya adalah para HAFIDZ AL QURAN dan HADITS. Beliau menulis Kitab Fadhilah Amal sambil keluar di jalan Allah dan setiap kali beliau hendak menuliskan hadits dalam kitabnya beliau selalu sholat 2 rakaat terlebih dahulu, selain itu beliau adalah pewaris dari thoreqat Chistiyyah yang disandarkan kepada Ali Bin Abi Tholib berasal dari gurunya.

Jadi baik ilmu maupun amal ruhani tak diragukan lagi. Tak mungkin beliau tak mengerti hadits dhoif dan shahih serta maudhu’ atau palsu, sedangkan seliau ada menulis satu kitab syarah bagi kitab sunan Abu Dawud dan Al Muwatho’. Lihatlah keluasan ilmu beliau yang telah mencantumkan 84 kitab yang menjadi acuan bagi buku Fadhilah Amal, maka seharusnya para pengeritik langsung mengecek kepada Maroji’.

Ilmu tentangMustholah hadits memiliki kaedah yang berbeda tiap ulama dalam menentukan shahih dan dhoif. Sehingga kisah yang masyhur hadits-hadits yang dhoif menurut syarat Bukhari dan beliau ragu memuatnya dalam kitab beliau diambil oleh Imam Hakim dan disusun menjadi kitab yang baru yang dinamakan Al Mustadrak.

Menurut mereka perdebatan tentang shahih dan dhoif dalam ilmu hadits sebenarnya telah ditutup pintunya karena terbukti ulama-ulama masih meletakkan hadits yang dhoif dalam kitab mereka seperti : Sunan Abu Dawud dan beberapa kitab kutubussitah. Sebab kalau itu berbahaya bagi agama tentu sudah dihapuskan dari kitab mereka karena mereka tak mau beresiko di Yaumul Hisab.

Imam Nawawi Rah A dalam  Al Adzkar telah memuat hadits dhoif sebagai fadhilah. Begitu juga Imam Ibnu Taimiyyah dan Ibnul Qoyyim Rah A huma.

Catatan : Kebanyakan kritik yang beredar baik buku maupun internet terlihat asal saja dan hanya semata karena hasad belaka. Terbukti ketika mereka menulis halaman yang dikritik seperti dalam Fadhail Dzikr terbitan Kutub Khonat Faidzi dikatakan halaman tertulis masalah WIHDATUL WUJUD, ternyata tak betul karena di halaman tersebut bukan bercerita hal itu melainkan tentang daftar isi…. Capek deh !!  

PEMBAGIAN ILMU MASAIL DAN FADHAIL

Di dalam kaedah jemaah tabligh menyebutkan bahwa syarat amal diterima adalah tahu fadhilahnya janji Allah dalam Amal tersebut. Sebagaimana Hadits : Barang siapa yang berpuasa karena Iman dan Ihtisab (berharap pahala) Al Hadits. Maka Nabi pun menganjurkan beramal harus mengharap pahala.

Seorang ustadz mereka di Masjid Jami’ Kebon Jeruk dalam ceramahnya mengatakan : Beramal karena mengharapkan janji-janji Allah adalah suatu bentuk KEIKHLASHAN.

Ulama mereka katakan : Sebagaimana orang yang hendak menikah dengan seorang gadis. Ketika selesai menikah sang gadis bertanya untuk dapatkan apa kamu menikah ?, maka orang itu menjawab : untuk dapatkan hadiah perkawinan. Maka pasti sang gadis akan marah! Karena seharusnya dia kawin karena ingin dapatkan gadis itu sedangkan hadiah hanyalah efek dari perkawinan.

Begitu pula dalam beramal tetaplah ikhlash semata karena Allah SWT sedangkan janji-janji Allah pasti akan didapatkan. Orang yang beramal tanpa yakin janji Allah maka seperti pesawat terbang tanpa mesin.

Itulah sebabnya jemaah tabligh setiap hari ta’lim ilmu fadhail 2 kali di masjid bersama jemaah masjid dan di rumah bersama ahli keluarga mereka.

Maulana Ilyas Rah A katakan : Ilmu Fadhail memiliki derajat satu tingkat di atas Masail karena dengan fadhail orang tergerak ingin beramal dan pada saat yang sama mereka akan belajar masail tentang amalan tersebut.

Ilmu Masail ibarat ban depan mengemudikan arah yang benar, sedangkan ilmu fadhail adalah ban belakang.

Mereka juaga mengatakan : Lihatlah karena orang tabligh belajar Fadhail maka hasrat untuk amal ditujukan untuk dirinya bukan untuk menilai amalan orang, sehingga ketika belajar masail tak akan salahkan orang lain karena agama adalah untuk diri sendiri demi mencapai Ridho Allah.

Sedangkan orang yang tak taklim Fadhail tetapi langsung Masail maka langsung melihat kesalahan orang lain karena agama bukan ditujukan untuk dirinya tetapi untuk orang lain, mulailah mereka menjadi Ahli Fatwa, Membid’ahkan bahkan meremehkan Madzhab yang di ijma’ oleh para ulama.

Mayaikh mereka katakan : Penolakan terhadap madzhab dengan mentah-mentah akan lebih banyak membawa orang kepada kesesatan.

Jemaah tabligh tidak ada taklim masail khusus tabligh, tetapi mereka mengarahkan kepada ustadz-ustadz masing-masing walaupun belum ikut dalam khuruj. Sehingga kalau kita saksikan di markaz-markaz mereka tak ada penyeragaman dalam shalat seperti di harokah. Justru dalam perbedaan mereka harmonis, tak ada yang salahkan satu sama lain. Prinsip dari jemaah tabligh adalah menghargai persamaan bukan menghargai perbedaan sehingga kebanyakan harokah lain berpecah dengan muslimin lainnya.

 

6.      Sasaran Dakwah Mereka Adalah Orang Bodoh, Orang Miskin, Orang Pendosa

Pernah seorang yang dituakan di antara mereka ditanya kenapa Jemaah Tabligh tak ada SEMPALANNYA, di seluruh dunia tak ada TABLIGH TANDINGAN, tidak pernah terjadi keributan dalam kepemimpinan, program, dll.

Maka mereka katakan : Perbedaan antara jemaah mereka dengan jemaah lain adalah komponen pendukungnya. Jemaah mereka dibangun oleh orang bodoh yang hanya ikut saja tak ada inovasi, mereka taat kepada aturan jemaah, jemaah mereka orang miskin yang tidak punya uang untuk bikin tandingan karena biasanya orang kaya atau orang pandai jika usulan dalam jemaah ditolak mereka akan bikin tandingan karena punya uang untuk kumpulkan massa tandingan.

Jemaah mereka dibangun oleh orang-orang berdosa sehingga mereka hanya ingin tobat agar dosanya diampuni sehingga dengan cara apapun yang penting tobatnya diterima. Orang miskin tak punya cita-cita yang muluk-muluk hidupnya hanya untuk hari ini saja sehingga siap korban kapan saja.

Sedangkan harokah / organisasi lain senang jika orang pandai, orang kaya, para pejabat, orang sholeh / ulama ikut dalam jemaah mereka.

7.      Dakwah Jemaah Tabligh Tak Terkesan Dengan Kekuasaan

Masyaikh mereka di Pakistan yakni Syaikh Abdul Wahhab ketika melihat pejabat-pejabat datang ke markaz mereka dengan formil dan pengawalan maka langsung beliau memerintahkan pejabat itu balik, karena beliau khawatir jamaah di markaz Raiwind yang hari-hari berjulah lebih dari 20.000 kehilangan tawajjuh kepada Allah dan hatinya bergeser kepada kekuasaan seolah agama dibangun dengan kekuasaan, mereka meyakini agama akan wujud dengan pengorbanan.

8.      Dakwah Jemaah Tabligh Tak Terksan Dengan Harta

Di Pakistan yang menjadi markaz terbesar di seluruh dunia pernah di datangi oleh Perdana Menteri Pakistan Nawaz Syarif membawa satu koper uang untuk operasional markaz. Syaikh Abdul Wahhab telah TOLAK itu semua sehingga Nawaz Syarif katakan : Ya Syaikh, Anda tak akan temui lagi orang yang bawa uang sebanyak ini untuk markaz selain saya. Maka Syaikh Abdul Wahhab katakan : Dan anda tak akan temui orang yang tolak uang sebanyak ini selain saya.

Seorang dokter yang ikut jemaah mereka telah bercerita selama dia datang di markaz mereka tidak ada ratupun orang yang menyodorkan proposal. List sumbangan, bahkan kotak amal yang berjalan pun tak ada, tak ada pembicaraan tentang uang sumbangan. Tidak seperti di jemaah atau pengajian lain yang isinya cerita dana melulu, proposal, infaq, dll intinya ingin tarik uang umat untuk membiayai PERJUANGAN katanya.

9.      Dakwah Mereka Tak Berpolitik

Seorang di antara jemaah senior mereka ditanya : Kenapa kalian tak berpolitik bukankah Rasulullah berpolitik juga?? Orang itu menjawab : Kalau kalian jeli mengamati pilihan untuk tidak berpolitik adalah sebuah politik juga yakni POLITIK untuk tidak BERPOLITIK. Mereka katakan : Kalau Rasulullah dahulu politiknya adalah merendahkan diri sendiri dan meninggikan muslimin lain, tetapi kalian sekarang berpolitik merendahkan muslimin saling caci, saling kritik, dan meninggikan diri sendiri seolah kalian yang terbaik.

Dalam politik Islam yang ada sekarang umumnya ingin turunkan orang lain dan menikkan diri sendiri berbeda dengan politik Nabi, Nabi datang kepada raja-raja untuk tawarkan Iman kalau mereka mau tak perlu diturunkan seperti Najasy. Kalau mereka menolak maka wajib bagi mereka bayar jizyah, kalau tidak mau juga baru diperangi. Adakah hari ini politik seperti politik Rasulullah ???

Mereka bukan tak berpolitik justru terlihat mereka sedang membuka jalan agar wujud politik Rasulullah yang sebenarnya di mana dimulai dari DAKWAH.

Mereka datang kepada pejabat-pejabat bahkan raja-raja agar mau ambil kerja Dakwah sebagai maksud hidup. Mereka sedang ambil aset Amerika secara perlahan-lahan. Mereka hantar jemaah-jemaah Dakwah ke Amerika dan mereka buat usaha sehingga turun hidayah di Amerika. Jika Amerika telah masuk Islam bukankah aset mereka menjadi aset Islam.

Syaikh Abdul Wahhab -Amir Dakwah Pakistan- katakan : Dahulu kami sebelum buat kerja dakwah, bangsa kami datang ke Amerika cari duit untuk bangun Pakistan. Tetapi setelah dakwah, kami cari uang di negeri sendiri setelah dapat kami belanjakan pergi ke Amerika supaya orang Amerika dapat hidayah.

Ketika utusan Usamah bin Laden datang ke Reiwind maka syaikh Abdul Wahhab kasih nasehat : kenapa kalian ajak orang Islam seluruh dunia perangi Amerika. Kita dakwahkan mereka dahulu dan doakan agar mereka dapat hidayah. Bahkan menurut pengakuan mereka beberapa pemimpin dunia telah keluar di jalan Allah bersama mereka seperti Putera Mahkota Kerajaan Qatar.

Mereka datang ke orang pemerintahan bukan ambil kekuasaan mereka tetapi agar para pemerintah mengamalkan agama di dalam pemerintahannya, begitu juga orang kaya bukan untuk ambil hartanya tetapi agar orang kaya dapat mentaati Allah SWT dengan hartanya.

Sehingga tak mengherankan jika para pejabat, orang kaya, dan alim ulama memiliki ketaatan yang tinggi kepada para ulama mereka di India dan Pakistan sehingga mereka mudah diarahkan.

10.  Dakwah Mereka Tidak Minta Upah

Mereka hanya minta bayaran dari Allah saja, tak ada maksud untuk ambil uang dari mad’u (orang yang di dakwah). Ini lah yang menyebabkan mereka banyak ditentang oleh orang yang menjadikan dakwah sebagai mata pencaharian, mereka terusik dengan kehadiran jemaah sehingga mereka halangi jemaah dalam kampungnya, mereka katakan : Ini garapan saya, jangan dakwah di sini!!

Tetapi kebanyakan ustadz, penceramah yang ikut jemaah tabligh baru tahu bahwa selama ini mereka bukan DA’I tetapi MAD’U karena mereka dakwah kalau ada panggilan. Bahkan mereka berkelakar : Dulu kami setelah ceramah pulang ke rumah maka istri tanya ENTOK PIRO (dapat berapa) tetapi setelah ikut dakwah dengan jemaah maka istri tanya ENTE’ PIRO (habis berpa) duitnya. 

Bersambung … (satu lagi….)

 

 

Categories: Jemaah Tabligh | Tags: , , | 46 Komentar

Navigasi pos

46 thoughts on “Melepas Kedok Jemaah Tabligh, bagian 4

  1. daniar

    assalamualakum

    masya Allah jazakallah Kang Abu Alkayyis, tulisan ini sungguh mencerahkan.
    ana pernah membaca di sebuah blog (saya lupa link-nya) yang berisi bayan Syaikh Maulana Muhammad Ilyas, semoga Allah merahmatinya, dalam bayan tersebut Maulana Muhammad Ilyas menyatakan begini :

    “barang siapa dalam tubuh umat ini yang menyatakan ini golonganku, ini daerahku, ini bangsaku, maka sungguh ia telah menyembelih umat ini”

    apakah antum pernah mengetahui bayan dimaksud? kalau ada tolong dikirim ke email ana ya….soalnya ana dah googling beberapa hari tapi tak ktemu2. salah sendiri ana lupa nge-save halaman blog tersebut.ana sedang mengkaji berbagai pergerakan Islam yang ada saat ini dan perhatian ana lebih tertuju kepada Usaha Dakwah dan Tabligh ini. jazakallah atas bantuannya.

  2. daniar

    satu lagi, sambungan tulisannya di tunggu🙂

    Admin :
    Daniar pria / wanita ? Kalau anda muslim ada baiknya anda datangi masjid markaz terdekat daerah anda dan belajar ishlah diri dengan menyertai rombongan dakwah -Insya Allah banyak manfaatnya-.

    Dan sekarang ada pertemuan untuk dibentuk jemaah2 dakwah di BSD City (Catalina Gading Serpong) Tangerang Banten dekat RS As Shobirin tanggal 8 – 10 Agustus 2008 dan ada pengarahan dari ulama-ulama mengenai kerja dakwah.

    Sambungannya Insya Allah akan saya muat sebelum 17 Agustus 2008.

    Doakan saya semoga dikekealkan dalam Islam dan usaha dakwah yang mulia.

  3. sheh ….sambungan tulisannya d tunggu……jazakallah

  4. Asslamu’alaikum wr.wb
    Mas perkenalkan nama saya Abdul Ghofur karkun dari Medan. Boleh ya tulisannya saya copy paste lagi..
    jazakallah ya sebelumnya.
    Wassalam

  5. Asslamu’alaikum wr.wb
    Mas perkenalkan nama saya Abdul Ghofur karkun dari Medan. Boleh ya tulisannya saya copy paste lagi..
    jazakallah ya sebelumnya.
    Wassalam

  6. Anonim

    JAMA’AH TABLIG ADALAH FIRQA DOLALL (SESAT), SALAH KESESATANYA TIDAK MENUNTUT ILMU, TAPI BERAMAL APA ADANYA, BYK KHURAFAT SYIRIKDAN BID’AH

    • seno

      Assalamualaikum, To mas Anonymous & Yono, perbedaan diantara umat islam adalah Sudah Menjadi Sunatulloh. Jd ingat akan kesombongan Makhluk Allah IBLIS laknatullah.bahwa dirinya yang paling benar….Jamaah salafy menganggap HT,Tarbiyah (IKhwatun Muslimin), JT,jamah Habib.selalu salah realitanya mereka berdawah di masyarakat tlh diactualkan & mendpt simpati yg baik…sepertinya ISLAM harus berperang & diperangi Kaum KAFIR…..Biar pada bersatu.mas lihat palestina.afghanistan ladang syahid & syurga…sdhkan anda rela berkorban harta,pikiran,keluarga dijln Allah.apa kita hanya sibuk mencari Ilmu dan memfitnah,menfatwah saudara kita yang lain sesat…….Inagt para sahabat rela berkorban meninggalkan Keluarga & Tanah lahirnya berdawah/hijrah ke negri lain. Berapa para sahabat & Tabi’in yg wafat dinegeri sendiri….Mari wahai saudara ku…hargailah cara mereka berdakwah…..Mas sdh peduli dan ada pikir kah tentang umat ini….Masih byk kekafiran dimana2…Apa tindakan anda..???smoga Mas dibuka kan Pendewasaan beragama(islam)…dan dilapangkan dada dan hidayah oleh Allah SWT.

    • wiwi

      ANONYMOUS….MEMANG KAMU KETERLALUAN.. SAUDARA ISLAM DIBILANG SESAT APA SUDAH ADA JAMINAN BAHWA KAMU DAN KELOMPOK KAMU TUKANG BILANG ORANG LAIN SESAT AKAN MASUK SURGA TANPA HISAB…
      KALAU KAMU SUDAH DIJAMIN SEPERTI NABI SAW DAN SAHABAT MASUK SURGA TIDAK PANTAS KALIMAT SEPERTI ITU DIUCAPKAN SEBAGAI ORANG YANG MERASA SUDAH DIJAMIN MASUK SURGA… ALLAH MAHA TAHU MANA YANG BENAR DAN MANA YANG SALAH BUKAN KAMU YANG MERASA PALING BENAR SENDIRI DIDUNIA INI DAN PALING MASUK SURGA SENDIRI…

  7. YONO

    AMA’AH TABLIG ADALAH FIRQA DOLALL (SESAT), SALAH KESESATANYA TIDAK MENUNTUT ILMU, TAPI BERAMAL APA ADANYA, BYK KHURAFAT SYIRIKDAN BID’AH

    • Anonim

      beraninya kritik lewat internet ,
      kalo mau silahkan datang ke markaz masjid kebun jeruk , ayo kritik JT sini !
      pasti lu ga mau dasar pengecut

  8. pangeran

    untuk @ yono dan @ Anonymous
    Sok tahu lo ahhh,

  9. yusron

    ngobrol dgn ANONYMOUS dan YONO ga akanpernah ketemu jangankan tabligh semua orang diluar golonganya 100 persen salah mereka tidak khawatir mungkin diantara pernyatanya pasti fitnah. cobalah kalian tengok diantara kami ada banyak hafid dan ahli hadis. lagian tengok tuh ! dan ajak tetanggamu ke masjid jangan ngomong mellulu . mudahh2an ALLAH turunkan hidayah buat kalian AAAMIIN.

  10. Mereke yang sering menyalahkan jemaah tabligh hanya mereka yang belum faham dengan cara kerja tabligh. Mereka hanya mendengar berita-berita miring dari mereka yang iri kemajuan yang telah dicapai dengan dakwah yang benar mengikuti cara nabi saw

  11. antok

    jemaah tabligh yach demikian kah

    silahkan lihat barang kali kita tidak lihat,kecintaan yang berlebihan biasanya menutupi hakekat

    http://www.google.com/cse?cx=009661486473400383057%3Ahqzodltpki4&q=jemaah+tabligh&sa=Telusuri&cof=FORID%3A0

  12. Dear All,

    Apa itu hakekat? Hakekat dan gambaran sangat berbeda, orang yang hanya menjelaskan sebuah hakekat, maka itu sebenarnya baru merupakan gambaran semata belum menjadi hakekat.

    Perhatikan dengan baik perihal pisang, maka akan banyak orang bercerita perihal pisang. Tetapi orang yang belum pernah mencicipi pisang, sampai kapanpun tidak pernah merasakan pisang. Meskipun orang yang bersangkutan cerita begitu detail perihal pisang, tetapi belum pernah mencicipi pisang.

    Sama halnya dengan orang yang begitu banyak menilai dari kiri dan kanan, dari atas dan bawah, terhadap usaha da’wah ini. Dibawa berbagai dalil ataupun kitab-kitab yang tebal, tetapi tidak pernah merasakan atau mengetahui dengan benar terhadap usaha da’wah ini (orang menyebutnya Jama’ah Tabligh).

    SATU SAJA, tidak perlu banyak-banyak. BUKA KITAB ISLAM manapun perihal pengertian silaturahmi, keuntungannya, acaman kalau memutuskannya dsb, yang banyak ditulis oleh para Ulama manapun. Kemudian RENUNGKAN dengan baik-baik …

    KEMUDIAN bertanya kepada diri sendiri. SUDAHKAH kita menjaga silaturahmi di kalangan kaum muslimin? ATAU hanya dijelaskan dengan dalil-dalil yang berjibun dalam kitab-kitab yang tebal perihal silaturahmi itu, tetapi sudahkah merasakannya.

    HARI ini kaum muslimin baru mengetahui GAMBARAN SILATURAHMI, belum sampai pada hakekatnya. Meskipun yang dibaca adalah kitab-kitab para Ulama besar dulu, seperti Imam Bukhari, Imam Muslim. TETAPI baru merupakan gambaran saja, belum menjadi HAKEKAT.

    KENAPA? Karena belum wujud lagi SILATURAHMI itu, bahkan ada yang berusaha merusak yang sudah dikerjakan dengan baik. BAHKAN dengan dalil-dalil agar orang yang belajar silurahmi dari sisi hakekat ini berhenti dan tidak lagi.

    Mana yang lebih bodoh? Orang yang sedang belajar hakekat silaturahmi meskipun baru tahu sedikit atau orang yang berusaha memberhentikan hakekat Silaturahmi dengan banyak mengetahui ilmu silaturahmi?

    Orang yang bodoh adalah orang yang berusaha menghambat orang yang mau belajar silaturahmi, sedangkan dia adalah mengetahui kepentingan dan kelebihan dari Silaturahmi. Karena dia tidak berusaha mendorong orang lain lebih bersemangat dengan silaturahmi, malahan menghambatnya.

  13. abdurrahman

    Assalamu’alaikum
    Demi Allah bertahun tahun sudah ana ditabligh dan demi allah ana sering khuruj bersama antum hatta ana ikut 4 bulan tetapi demi Allah sekarang ana kecewa ternyata banyak perkara perkara sunnah yang didasarkan atas pemahaman masyekh antum yang menyimpang demi usaha dakwah antum sekalian yang banyak tidak sesuai dengan pemahaman salafus sholihin dan tidak sesuai dengan nash nash hadist yang shoheh.maka antum jangan seperti katak dalam tempurung yang hanya tahu apa yang ada dalam tempurung saja. Bukankah antum takan faham faham dengan usaha dakwah antum bilamana antum tak keluar, maka keluarlah dari tabligh dan belajarlah manhaj salaf karena sesungguhnya ia adalah jalan terang dan mudah untuk memahami din ini dan jalan yang telah mendapatkan ridho dan jaminan Allah SWT, tidak atas dasar cerita cerita yang ditakrorkan terus menerus yang tidak ada dasarnya yang shoheh dan tidak atas dasar pemikiran, angan angan dan hawa nafsu antum sekalian meskipun kelihatanya baik, tetapi berdasarkan nash nash alquran dan hadist shoheh yang dipahami oleh shahabat,tabiin kemudian pengikutnya kemudian ulama ulama yang memphoto copy atas apa yang mereka buat, hatta sampai pada ulama ulama hari ini yang juga bagaimana mengikuti, memphoto copy mereka generasi alawwalun, meskipun tidak sesuai dengan hawa nafsu kita semua, karena apa? Karena segala bentuk Kaifiyyat ibadah telah ditentukan oleh Allah SWT.Sesungguhnya orang yang bodoh adalah orang yang tak berilmu. Wallahu ta’ala a’lam

    • mortiis06

      AbdurRahman…. nama saja abdur rahman… tapi sayang… tuan abdur rahman yg mulia, saya mahu jumpa dengan tuan di hari mahsyar, untuk lihat siapa di pihak yg benar, dan siapa di pihak yg salah… “Wahai Allah, temukanlah aku dengan AbdurRahman ini di hari yg mana haq akan bangkit sebagai haq, dan batil akan bangkit sebagai batil…”

      jika saya di pihak yg salah, saya mohon kepada Allah untuk membalas saya setimpalnya… tetapi sekiranya tuan di pihak yg salah, saya mohon kepada Allah mengampunkan tuan…

    • derry permady

      orang yg bodoh adalah orang yg tdk bisa mengajak umat pada jalan yg di ridoin

    • saliwu aan

      kelompok yang paling keras menentang jamaah tabligh adalah salafy. tidak ada yang keuar dari lisan, hati, dan pikiran mereka hanyalah kebencian. dalam setiap pengajian yang saya ikuti dalam kelompok salafy mesti disisipi dengan slogan selain mereka adalah bid’ah, sesat, tidak selamat, neraka dan sebagainya. Yang sangat saya takutkan, mas abdurrahman ini dengan yakinnya bersumpah Demi Allah dalam menjelekkan tabligh. dan mengajak orang keluar dari tabligh. walaupun dia merasa sudah keluar 4 bulan tapi kepahamannya dalam usaha da’wah sama sekali tidak ada. .

    • jhon

      ustad Abdurrahman, bagi saya yang awam ini, coba mengingatkan kembali niat ustad sewaktu mengikuti tabligh, karena apapun yang kita lakukan diawali dengan niat yang betul, menurut saya jika niat awal sudah kurang betul seperti contoh mohon maaf sebelumnya, hanya untuk mencari relasi, atau hanya menjadi kepintaran dengan berbagai macam ilmu, atau untuk mendapatkan yang sifatnya dunia, di tabligh ini tidak ada yang sifatnya dunia yang mereka kejar hanya untuk mendapatkan balasan di akhirat kelak, dunia hanya menjadi jalannya saja, tujuannya adalah ridhony Allah Swt, semoga tuan mendapatkan petunjuk kembali, kesabaran, dan bisa lebih istiqomah,,,

  14. derry permady

    siapapun yg menghina jemaah tablig,adalah orang bodoh.orang yg tak paham akan agama islam yg sempurna.dan dia tdk bisa mengamalkan sunnah seperti Rasullullah.biarkan qt lurus dgn amalan seperti baginda rasullulah saw

  15. rukhan

    ASS,wr wb .tanda orang yang beriman,selalu berislah diri,tidak mengislah orang lain,kalau pun berbeda pendapat itu hal biasa di jaman sekarang,tapi semua kembali pada AL’QUARAN DAN AS.SUNNAH,berlapang dadalah terhadap semua perbedaan,selagi itu masih berada di jalan yang benar,dan tolonglah agama ALLAH dr kemrosotan umat,maka ALLAH akan menolong mu,berprasangka baik lebih baik ,bagi kita umat muslim…….semoga kt masih berda di dlm iman.

  16. Kalian ini meributkan soal cara da’wah, biarkan saja bung!!!
    Yang harus kita fikirkan disini bagaimana mesyiarkan ISLAM bukan menjelek-jelekan da’wah ISLAM, kalian tidak berfikir bagaimana umat ini bersatu sama-sama taat kepada ALLAH SWT dan Rasulullah SAW, kalau kalian meributkan masalah sistem da’wah maka akhirnya akan banyak perpecahan hati.
    Mari bung, kita sama-sama hidupkan ukhuwah Islamiah, hanya dengan satu hati, hidayah akan Allah SWT turunkan bukan dengan saling mencaci.
    Ok bro……

  17. opos

    Assalamu ‘alaikum Wr.WB.Sebaiknya memang kita bersatu padu syiar dan dakwah islam agar lebih banyak umat manusia yang sadar harus mensyukuri segala nikmat ALLAH dengan beribadah, terus meningkatkan kualitas ibadahnya mohon RIDHO ALLAH SWT, Sehingga ISlam akan berkibar di seluruh Dunia, bukan karena revolusinya tetapi karena kebenaranNYA.
    Maaf bila ana salah kata, ana hanya hamba ALLAH yang bodoh, tetapi yang perlu kita khawatirkan adalah orang orang kafir yang jelas jelkas menolak dan tidak mengakui ALLAH, umat mereka yang perlu banyak kita sadarkan. Bila kita ummat islam bersatu padu, Insya ALLAH RidhoNYA akan datang, sama sama makmurkan masjid, sama sama dakwah lewat berbagai cara, sama sama suburkan bayan, pengajian, tabligh. Bila kita dekat dengan Ummat, niscaya kita mudah bicara kebenaran milik ALLAH SWT, Amin. Selalu harus kita ingat, banyak yang butuh dakwah dari antum sekalian yang paham akan Kebenaran dan Ilmu ALLAH SWT. Jangan tercerai berai hai Ummat ISlam.
    Semoga bermanfaat.
    Wassalam

  18. Kang Peyi

    sudahlah kita mengalah, bahwa iman kita masih lemah banyak kesyirikan yang tanpa kita sadari masih kita lakukan. Dalam kehidupan sehari-hari sangat sedikit sunnah-sunnah Nabi yang bisa kita amalkan. Shalat kita belum bisa mencegah dari perbuatan keji dan munkar, sehingga masih perlu belajar dhohir dan bathin. Kita masih jahil dibandingkan ‘ilmu Allah dan kita juga masih lalai kepadaNya sedikit sekali berdzikir, lebih banyak waktu untuk sia-sia. Kita masih egois hanya mementingkan diri sendiri, tak peduli dengan lingkungan sekitar apakah mereka sudah tha’at apa belum, bahkan kita merendahkan Saudara sesama muslim. Dalam beramal kita masih ingin mendapat pujian, agar disebut pengikut orang2 shalih terdahulu, senang kalau dipuji dan marah kalau dicaci. Kita masih bakhil padahal banyak ni’mat Allah diberikan kepada kita, karena kita menganggap hasil usaha kita, sehingga kita enggan berkorban harta dan diri untuk agama Allah Swt.

    Wallahu a’lam

  19. KITA JANGAN LUPA BIKIN AMALAN N BERDOA MINTA TETAP DI ISTIKOMAHKAN DALAM USAHA DAKWAH. AMIEN…..

  20. alexswat

    setahu saya jamaah tablig tidak pernah menjelek2an cara dakwah halaqoh2 lain..tetapi mengapa justru jamaah tablig justru yg sering di uber2.ada apa ini??…kebenaran memang selalu ada rintangan.

  21. alexswat

    jamaah tablig adalah program dakwah yg benar yg tak minta upah,tidak seperti ustad2 lain yg ceramah ,tiket pesawatpun minta belikan..sungguh sangat memalukan.kok kerja agama minta uang jasa,,sungguh keterlaluan.

  22. wiwi

    RALAT MAAF MAS ANONYMOUS KENAPA ADA KOMENTAR YANG BEDA KALAU YANG SAYA TUJUKAN BUAT YG BILANG SESAT SESAMA ISLAM..

  23. ridho

    assalamu’alaikum wr.wb. salam kenal nih ane ridho karkun jakarta mohon doanya lagi lemah nih. sarannya dong….!

  24. haritsah

    utk smua saudara2ku..yg di seluruh alam…jika kita saja belum yakin dengan usaha ini..apa mungkin orang yang di luar usaha ini bisa yakin…kita bisa ikut usaha ini..bukan karna kita ..kaya,,pintar,punya ilmu se langit,sehat,,,atau banyak kesempatan atau punya segalanya…akan tetapi DIA..pilih kita karna kuasanya kasih sayangnya and menginginkan perbaikan dalam diri ini …di dalam usaha DA’WAH kita belajar utuk membenarkan yakin…membenarkan cara pandang kita…SATU KESALAHHAN YANG BANYAK KARKUN BUAT…MREKA TIDAK MERASA BAHWA USAHA DAKWAK INI ADALAH USAHA YANG BESAR..USAHA YANG MULIA…DAN YANG AKAN MENYELAMATKAN KITA DARI FITNAH DUNIA AND AKHERAT…

    BAGI YANG BELUM AMBIL BAGIAN DALAM USAHA DAKWAH INI..SEGERALAH..IKUT..KARNA USIA UMAT INI HANYA TINGGAL 65 THUN LAGI…INGAT PESAN NABI KITA SAW…”USIA UMAT INI(umat akir jaman) HANYA SATU SETENGAH HARI AKERAT”…(1hari akerat=1000th di dunia)

  25. Anonim

    ana bukannya ..gak setuju baca kitab fadhilah amal namun kenapa kitab fadhilah amal dikultuskan….ini yang ana gak setuju…..,kalian tinggalkan kitab2 yang kalangan salafush shalih…kalian pegang mati-matian kitab itu, ana gak ngelarang tapi .kenapa dikultuskan…..,padahal bila kita banyak membaca kitab2 salafush shalih seperti minhajul qasidah ,fathul bahri,riyadhus shalihin,majmu fatawa, ..akan banyak amalan sunnah yang kalian kerjakan …….

    • saliwu aan

      fadhilah amal itu bukan dikultuskan tuan. tapi dibaca untuk semakin menguatkan hati dan semangat dalam menjalankan amal agama. karena yang dibaca adalah kabar gembira dan keutamaan-keutamaan amal agama. orang yang mengamalkan agama dan tahu fadhilahnya itu beda dengan orang yang tidak tahu apa-apa. dan kitab fadhilah amal itu rujukannya kurang lebih 84 kitab ulama salaf. bagaimanapun orang yang mengamalkan agama so pasti sesuai dengan apa yang dicontohkan oleh Rasulullah.

  26. Anonim

    alhamdulillah ana keluar tiap hari…dakwah tiap hari..tanpa batas waktu……….,ayo dakwah tiap hari…………..sampaikan ilmu agama………….,keluar tiap hari lebih baik dari pada keluar 4bulan tapi banyak mengerjakan bidah……..,maaf saya tidak ngelarang keluar 4bulan…..

    • saliwu aan

      antum katanya da’wah tiap hari tanpa dibatasi waktu. itu bagus yang penting jujur tidak bohong. sekarang siapa saja yang sudah antum da’wahi, di kampung mana, kota mana. dan bagaimana respon umat terhadap dakwah antum. kalau dakwahnya lewat internet siapa saja bisa. tapi bisa kah dakwah lewat media ini dapat memberikan hidayah kepada orang-orang yang ada di pegunungan Tengger, pedalaman Papua, atau di pelosok-pelosok negeri ini?

  27. Anonim

    kalo mau berdakwah contohlah Rasulullah SAW berdakwah dan para sahabat berdakwah…….., jauhi cerita khurafat…….,hadits palsu amalan bid’ah……………

    • saliwu aan

      dalam kitab fadhilah amal memang ada kisah israiliiyat yang hanya sebatas penjelasan tapi ini bukan menjadi suatu amalan. toh kisah seperti ini juga termaktub dalam kitab tafsir ibnu katsir, imam Bukhari dan lain-lain. Saya tidak tahu dari mana anda mengatakan fadhilah amal hadis palsu, padahal penulis kitab ini adalah pakar dalam ilmu hadits. seolah-olah antum lebih ahli daripada penulis kitab ini atau bisa juga karena doktrin dari kelompok antum. padahal pernyataan antum ini merupakan lagu lama yang telah dijawab dalam buku-buku tentang menjawab kritikan terhadap jamaah tabligh. koreksilah diri antum, apa yang sudah antum berikan untuk umat ini. bukan sibuk mencari dan menyerang kelompok lain yang akhirnya menjauhkan rahmat Allah subhanahu wa ta’ala

  28. Dizu

    Assalamu’alaikum

    Ana cerita dangan Nama Allah [kenyataan tapi ga bgtu detail critanya], seorang hamba Allah yg bertobat, Dia sorg pns, st ketika Dia diajak Sdr.nya ikut pengajian, setlah ikut dia mengalami perubahan, ia merasakan sesuatu yang ia jadi “ketakutan”, dia keluar dr pengajian krna merasa ga sesuai dg printah agama [takut syirik dll], lalu ia bilang sama istri dan anaknya waktu itu masih kecil, sudahlah mungkin ini kehendak Allah utk Bapak, kita trima aja,….., selanjutnya ia rajin Ibadah dg caranya sendiri [ga berjemaah, karna ga paham fadhilahnya] dan ia ga berani keluar rmh sampe2 lbh krng 2 bln ga mask kerja, ia bilang ia takut seolah-olah dunia mau kiamat, ia merasa taubatnya blm sempurna, terus ia bilang jika ia keluar rumah ia melihat orang2 pd umumnya sprti kebingungan apalagi klu melihat non islam kayak melihat org mati/robot berjalan & ketakutan [mahfum hadis; org berzikir dgn tdk berzikir berbeda dlm pandangan Allah, sprti org hidup dan org mati], begitu jg melihat org islam ada yg mukanya sprti gelap dan ada yg brcahaya kebanyakan gelap begitu jg yg di dalam mesjid ada bedanya dan dia merasa bisa bicara kpd org dg bahasa hati, kalau dia ketemu/berselisih dg anak kecil, anak kecil itu mukanya kayak takut & memohon kpdnya supaya Bapaknya diajak/dingatkan utk sholat[taat] dia merasakan itu dihatinya dan Dia mersa doanya selalu dikabulkan oleh ALLAh apapun yg dimintanya. Dia merasa diberi kelebihan oleh Allah, lama-lama dia mersa ga kuat menerima kelebihan ini karna kuatir apa yg tersirat di hati selalu dikabulkan oleh Allah baik utk perkara dunia/Akhirat dan merasa ga punya ilmu, mau tanya sama org2, dia ga prcaya krna merasa manusia sudah banyak ga taat/ga bisa dijadiklkan panutan itu yg dirasakannya, ….., gelisah dan rasa takutnya makin memuncak [takut masuk Neraka], dia bepikir apa tobat dan ibadahnya ini bisa mengantarkanya ke keridhoan Allah, lalu setelah sholat magrib, dia ingat ayat dalam Alquran ” minta tolanglah kepada-KU dengan sabar dan Sholat” maka sholatlah dia dlm keadaan rasa takut dan menangis terus berdoa isi Doanya : lebih kurang bunyinya pake b.indonesia” Ya Allah,apala gunanya aku beribadah [maksudnya tdk sesuai kehendak Allah] namun tetap aku ke neraka,… aku ingat Nabi SAW perna bilang kalau umat/manusia ini mau selamat aku tinggalkan dua perkara yaitu Alquran dan Hadis, ya Allah ada nga orang2 seperti yg Nabi bilang pd saat ini, orang2 yg mendapat ridhoMu yg mau hamba contoh dan ikuti, tolong ya Allah antar mereka kesini ya Allah [ maksudnya kerumahnya], amin” ini Dia laku mulai dari sholat terus doa ala dia sambil menangis dan rasa takut yg sangat, sampai anaknya yg masih kecil itu bilang bapak ngapa mabuk ya,…, dan selang waktu dikit saja ada yg datang ke rumahnya, istrinya bilang pak.. ada yg datang…. pak Syam….., langsung otomotis hatinya sejuk skali dia merasa doanya dikabulkan Allah, trus tamunya masuk dua org yaitu tetangganya, dia melihat pak Syam…..[berjenggot tebal] mukanya bercahaya dan temannya ga enak liat mukanya gelap gitu, sepertinya tamunya ini tau apa yang menjadi masalah Dia tuan rmh, crita agamalah pak syam….dia simak dgn baik hatinya sejuk oh …indah sekali agama islam ini pikirnya, trus Dia blng pak Syam…. sy bingung, sy nga ngerti agama apa yg sy mesti lakukan, trus pak syam… bilang bapak buat taklim, dan ajak istri anak2 bpk ikut taklim jadwlkan waktunya dan usahakn istiqomah, itulah penjelasannya. selanjutanya Dia brpkir/terlintas dihatinya Siapa pak Syam… ini. berjenggot tebal tutur katanya menyejukan mukanya cerah menyenangkan lain dgn temannya yg satu kebalikannya. pada waktu/tahun itu Dia nga ngerti jemaa A,B dll yg Dia tau Darul Arqom [org2nya berjenggot jg] yg dilarang Pemerintah, apa Dia Darul Arkom atw jemaah apa….., singkat crita akhirnya jadi tman curhat agama dan nyambung dan Dia sering diajak ke majelisnya pak. syam…dengar ceramah dan kenalan sama teman2nya pak syam…Dia merasakan cerama jemaah ini sprti apa yg Dia rasakan….., ternyata Pak Syam… ini jemaah Tablig, lebih kurang 1 thn/lebih, Dia yg minta dajak ikut keluar di Jalaan Allah 3 hari. Allhamdulillah sampe saat ini. Amin.[ Anaknya 4 orang [1 laki-laki], dua anaknya mondok, insyah Allah dlm waktu dekat 1 anaknya jadi Havizoh] smoga Allah ridho.

    [maaf bahasa menulisnya kurang baik harap maklum]

  29. apapun bentuk da wahnya yang penting punya dasar alasan, dan satu sahadat, itulah sodara

  30. Sebetulnya tabligh, NU, muhammadiyah, salafih, dll itu semua terserah saja.. yg penting rukun iman sama, rukun islam sama, sama2 terapkan syariat..

    Yang tidak boleh itu: menyalahkan kelompok lain, & membenarkan kelompok sendir.. karena itu namanya ashobiyah…

    Ngomong2, soal, ” Kini orang dakwah lewat majalah, TV, Radio adakah satu keluarga saja masuk Islam?”

    Jawabannya, banyak! Cek saja di internet juga banyak..

  31. Coba lupakan “sejenak” pembesar-pembesar atau pendiri-pendiri firqah/kelompok.
    Pelajari al-Qur’an dan Tafsirnya benar-benar dari kita tafsir bukan kutipan yang ada dalam buku pendiri yang diagungkan!
    Pelajari hadits-hadits Rasulullah dari kitab-kitab Hadits, bukan dari kutipan para guru dan pendiri2 firqah… nanti akan bertemu persatuan dari umat ini. Akan bertemu di mana dan siapa yang menyimpang dari al-Quran dan as-Sunnah.

  32. Reblogged this on milawacellular's Blog and commented:
    Subhanallah

    • nia

      Allah kuasa, makhluk tak kuasa
      dunia sementara, akhirat selama-lamanya.
      hidayah ya allah, turunkan hidaya keseluruh alam. aamiin

  33. Anonim

    setan dan para pengikutnya emang takut melihat ada sekelompok jamaah mengajak orang untuk keluar kejalan allah dan membetulkan imannya gitu mas onaniteyus

  34. den bagus

    oh salah lagi bilangnya. anoni maksud saya

  35. Anonim

    Assalamu alaikum wr.wb

    boleh kah saya gabung

    jazakallah Khairan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: