Melepas Kedok Jemaah Tabligh Bagian 1

Risalah kecil yang disusun oleh : Abu Muhammad Fahim

 

KATA PENGANTAR

Sebagai seorang pengamat harokah di Indonesia, saya tertarik dengan ucapan pimpinan Jemaah Tabligh (istilah yang penulis pakai buat orang yang kerja dakwah di masjid Kebon Jeruk) di Indonesia, ketika seorang ustadz kritik jemaah tabligh. Beliau (almarhum) katakana : “Jangankan kerja tabligh, ‘kentut tabligh’ saja anda tak paham.”

Setelah saya amati program yang diadakan yakni khuruj fi sabilillah ternyata kerja tabligh yang mereka buat seperti khazanah lautan yang tak habis jika digali.

Orang menyangka bahwa karang adalah lautan, air adalah lautan, ada yang menyatakan juga ikan, rumput laut, pasir, dsb. Padahal lautan adalah kumpulan dari itu semua secara menyeluruh.

Kebanyakan pencemooh jemaah tabligh hanya melihat sebagian dari kerja jemaah, sehingga terlihat kekurangan disana sini seperti anggapan mereka tentang bodohnya ahli jemaah dalam hal masail, hukum Islam, dsb. Kalaulah kita mau melek sedikit, membuka hati dan mau menerima kekurangan mereka, maka di balik itu ada suatu kekuatan yang akan menjadi harapan bagi kejayaan umat Islam.

Mereka tampil di permukaan, berjalan di tengah manusia dengan segala kekurangan, tetapi hati mereka tawajjuh kepada Allah SWT, sehingga Allah tampakkan bantuan-Nya ke atas mereka. Banyak negeri yang sudah didirikan markaz dakwah mereka, tak ada suatu kekuatan pun yang bisa membendung, mereka laksana air bah.

Islamisasi di segala bidang tak terlihat tetapi dapat dirasakan oleh umat. Mereka tak suka expose di media masa, hasil kerja mereka hanya untuk menyenangkan Allah dan Rasul Nya.

Dalam buku ini saya mencoba melepas sedikit tirai/kedok mereka yang masih tersembunyi di mata orang awam, agar mereka objektif menilai kelebihan dan kekurangan jemaah tabligh, dan tidak mendengar dari satu pihak yang memiliki hasad terhadap hasil kerja mereka.

Walaupun saya menyadari tak dapat menjelaskan itu semua secara gamblang karena perlu keseriusan dalam hal ini, juga penyertaan diri dalam program khuruj fi sabilillah bersama mereka, namun semoga saja dari sedikit apa yang saya ketahui ini dapat menjadi jembatan persatuan umat agar tidak saling mencaci dan mencari-cari kesalahan saudara muslim, sehingga hari demi hari kita sibuk memikirkan bekal kita untuk berjumpa dengan Allah SWT.

Dan akhirnya saya pun akui bahwa ‘kentut’ tabligh saja saya tak tahu. Wallahu a’lam.

Catatan : Dalam buku ini saya gunakan nama Jemaah Tabligh untuk menyebut orang-orang ahli dakwah karena hal ini sudah masyhur di kalangan awam.

MISTERI JEMAAH TABLIGH

Tiba-tiba saja dunia heboh ketika menyaksikan di jalan-jalan, di kantor-kantor, tempat perbelanjaan, di pasar-pasar terlihat laki-laki berjenggot dan memakai gamis, celana di atas mata kaki berjalan dengan bebasnya, tak terkesan dengan suasana. Adat memakai kopiah bagi laki-laki dan bercadar bagi wanita mulai hidup di tengah-tengah masyarakat dan terasa tak tabu lagi. Ada apa gerangan ?

Pemandangan kontras terjadi di sekitar Masjid Jami’ Kebin Jeruk yang menjadi pusat kegiatan seluruh Indonesia bagi satu jemaah yang dinamakan oleh kebanyakan orang jemaah tabligh. Di tengah hingar-bingarnya kota Jakarta dengan kehidupan malam yang berbau sex dan kriminal, ada kumpulan orang yang terlihat bergamis sopan, selalu tundukkan pandangan bahkan tak memandang sedikit pun kepada wanita-wanita yang lalu lalang dengan pakaian seronok.

Pemuda-pemuda yang biasa menghabiskan masanya dengan hura-hura terlihat begitu antusias dalam mengamalkan agama, orang kaya dengan mobil mewah terlihat tawadu’ tak menampakkan kekayaannya. Padahal konon menurut mereka terkadang yang hadir dalam pertemuan mereka di malam jumat ada pejabat Negara, namun tidak terlihat perbedaan di antara mereka. Masya Allah…!

ASAL USUL NAMA JEMAAH TABLIGH

Nama Jemaah Tabligh sendiri sampai sekarang tak ada yang tahu dari mana asalnya. Karena orang tak akan temukan plang-plang nama di depan markaz mereka sebagaimana layaknya organisasi atau kelompok seperti secretariat AHMADIYYAH, LDII atau memiliki majalah atau bulletin yang menjadi Icon harakah seperti Hizbuttahrir, atau majalah Khilafah untuk Jemaah Khilafatul Muslim, majalah salafi untuk kajian salafi (termasuk assunnah, arrisalah, dsb) tak ada kop surat yang bersimbol “tabligh”, kaos, spanduk, selebaran, yang mempropagandakan kelompok. Misalnya bentuk partai.

Dan yang lebih menarik mereka tidak menarik dana dari manapun, tak ada rekening Bank yang mewakili mereka untuk di transfer sebagai dana perjuangan harokah lain. Kenyataan yang aneh mereka bisa pergi melalang buana ke seluruh dunia tanpa terkecuali, orang kaya, orang miskin, pejabat, petani, tukang somay, dll.

Seorang yang awam dari mereka jika ditanya tentang dari mana ia dapatkan dana? Mereka selalu katakana dari Allah..! Sumber dana mereka berasal dari kantong-kantong mereka sendiri karena mereka membuat tertib “berjuang di jalan Allah dengan harta dan diri sendiri.”

Sedangkan nama jemaah dinamakan oleh orang yang tak simpati kepada gerakan mereka bermacam-macam nama yang diberikan kepada mereka, ada yang menamakan JT (di Jakarta) tetapi di Palu namanya ‘musafir’. Di India dan Pakistan orang cukup katakan ‘jemaah’ langsung paham kalau itu mereka. Ada juga yang katakan jemaah jenggot, jemaah sarung, jemaah kompor, jemaah sendalan, bahkan yang ekstrem mereka katakan jemaah pengangguran karena selalu berada di Masjid.

Tetapi orang-orang yang menjadi penanggung jawab jika ditanya tentang nama jemaah mereka, mereka akan cerita tentang syaikh besar mereka yakni Syaikh Maulana Muhammad Ilyas Rah.A yang pernah mengatakan :

“Jika saya disuruh menamakan Jemaah yang saya buat ini, maka akan saya namakan Jemaah Pergerakan Iman (Harakatul Iman), tetapi kita tak boleh menambah nama dalam Islam dengan nama.”

Salah seorang ulama mereka Syaikh Maulana Jamil di dalam ceramahnya mengatakan : “Jangan mengatakan kita orang tabligh karena perkataan itu memecah belah umat Islam.”

JEMAAH TABLIGH TIDAK MEMILIKI KARTU KEANGGOTAAN

Jika seseorang diajak oleh mereka untuk keluar di jalan Allah yang disebut tasykil dalam istilah mereka, maka cukup mendaftarkan dirinya dengan mencatat nama di tim tasykil yang mereka tunjuk. Kemudian orang itu akan dimasukkan ke jemaah yang sudah di bentuk sekitar 10 orang atau lebih (jemaah minimal berjumlah 3-4 orang).

Di dalam jemaah ada orang yang sudah lama aktif dalam tabligh, ada yang baru, ada ustadz, bahkan terkadang Hafidz Al Quran.

Tidak ada kartu anggota yang diberikan kepada jemaah, sehingga tidak seperti organisasi yang memiliki kartu keanggotaan.

Pernah ada seorang yang ikut dengan mereka namun disebabkan kekecewaan terhadap oknum di dalam tabligh, maka orang itu katakan : Saya akan keluar dari Jemaah Tabligh. Maka mereka katakan : Bagaimana anda akan keluar dari Tabligh sedangkan anda tak pernah masuk tabligh, sebab di Tabligh tak ada keanggotaan.

Mereka beranggapan bahwa Tabligh bukanlah sebuah Nama Jemaah tetapi Tabligh adalah sebuah kerja yang harus dibuat oleh seluruh orang Islam tanpa terkecuali. Bahkan diantara mereka berkata : Kami di Tabligh bukan disuruh masuk tetapi di suruh keluar yakni keluar di jalan Allah.

AQIDAH JEMAAH TABLIGH

Aqidah Jemaah Tabligh adalah Ahlu Sunnah wal Jamaah, ini bisa dibuktikan dari ucapan para masyaikh mereka di Pakistan, di Indonesia bisa langsung ditanyakan kepada Kyai-Kyai yang sudah ambil bagian dalam kerja Dakwah ini.

Walaupun tidak mempropagandakan Aqidah Ahlu Sunnah wal Jamaah dengan lafadz, namun bisa dibuktikan sbb:

1.      Di Pondok Pesantren mereka baik yang di Reiwind Pakistan atau di dalam negeri (Magelan dan Temboro misalnya) dikaji kitab Kutubussittah, artinya bukan seperti orang syiah yang anti Bukhari atau sebagian kelompok lain ‘menuhankan’ Bukhari dan menafikan kitab Hadits yang lain).

2.      Di dalam kitab yang mereka baca secara Ijtima’I misalnya Fadhilah A’mal mengutip kisah semua sahabat tanpa membedakan.

3.      Ulama-ulama mereka menulis syarah Kutubussittah seperti Syarah Imam Abu Daud dan Imam Muslim (kitabnya beredar di India). Maulana Zakariya Rah. A menulis syarah Muatho’ yakni kitab Auzajul Masalik.

4.      Tidak pernah mengatakan Al Quran adalah makhluk seperti kaum Mu’tazilah.

5.      Tidak ada pengkramatan kubur-kubur seperti Breelwie di India bahkan golongan penyembah kubur membenci mereka (penulis membuktikan sendiri melihat ketidaksukaan Breelwie kepada Jemaah Tabligh). Sementara isu fitnah yang mengatakan orang tabligh tawaf di kubur semuanya tidak betul. Wallahi..!

6.      Tak ada ajaran mereka tawaf di kubur. Kubur yang mana? Sedangkan di markaz Reiwind tidak ada kuburan satupun di sana. Wallahi!

7.      Tidak ada amalan dzikir-dzikir khusus atau wasilah terhadapa wali-wali / makhluk untuk sampai kepada Allah. Dapat dibuktikan… datanglah ke markaz mereka tak ada satupun ruangan khusus yang digunakan untuk amalan demikian, dan tak pernah diajarkan mereka bahkan mereka selalu berkata: “Makhluk adalah hijab antara hamba dengan Allah bukan sebagai wasilah”.

Uluhiyyah mereka lurus hanya beribadat kepada Allah SWT saja bahkan dalam ceramahnya Ulama mereka Syaikh Saad Al Kandahlawi telah katakan bahwa maksud ruku’ dalam sholat adalah agar kita tak boleh menundukkan kepala kita kepada selain Allah SWT. Bahkan mereka katakan : Bahwa menundukkan kepala kepada orang lain adalah hakikat penyembahan.

Di Markaz Reiwind jika kita memberi salam sambil menunduk maka para ulama di sana akan marah.

Sedangkan Rububiyyah mereka tak bisa diragukan lagi mereka siap tinggalkan anak isteri karena keyakinan yang kuat bahwa Allah Ar Raziq (Maha Pemberi Rizqi). Mereka datang ke negeri kafir dengan mengandalkan kekuatan amal, yakin Allah yang berkuasa sedangkan makhluk tak bisa memberi manfaat dan mudharat tanpa izin Allah SWT terlihat dari ceramah-ceramah mereka tentang Qudratullah, Pertolongan Allah kepada para Nabi, shahabat, serta berbicara tentang ta’rif iman yang ada dalam Al Quran dan Al Hadits.

Justru orang-orang yang mengkritik aqidah Jemaah Tabligh ketika mereka diajak / tasykil : Ayo kita keluar di jalan Allah 4 bulan.!! Kebanyakan mereka menjawab. Hah..!! 4 bulan tinggalkan anak isteri, gak kerja, anak saya makan apa? Ini aqidah rububiyyah apaan???

“bersambung……”    

Categories: Jemaah Tabligh | Tags: , , | 69 Komentar

Navigasi pos

69 thoughts on “Melepas Kedok Jemaah Tabligh Bagian 1

  1. oo

    fuck you all merasa paling benar tapi temen2 aink maot over dosis jeng di mutilasi nt2 teu mikiran loba debat eweh realisasina tai

    Admin :
    Assalamu alaikum saudara oo.

    Saya minta maaf dan turut berduka atas kejadian yang menimpa teman2 oo.

    Tugas dakwah adalah tugas semua umat Islam, ketika oo bergaul dan berteman dengan pemakai ini adalah kesempatan oo untuk mengajak mereka ke jalan yang di Ridhoi Allah, atau oo ajak orang lain (ustadz / ulama / dai) untuk mengajak teman2 oo.

  2. Haitan Rachman

    Assalamu ‘alaikum wr. wb.

    Tulisan yang baik untuk dapat disharingkan. Kami akan salin di tempat kami, http://usahadawah.wordpress.com. Tentunya kami akan mencatat sumbernya.

    Terimakasih,

    Admin :

    Silakan pak.

  3. maktabah.aminudin.net

  4. sulthon

    dasyat

  5. Muhammad Fajrin

    alhamdulillah ada artikel bagus2 nih..boleh di tampilin di tempat kami ya pak..sumber insyaAllah kami sebutkan

    fajrin…
    Bontang kalimantan timur

  6. Muhammad Fajrin

    alhamdulillah ada artikel bagus2 nih..boleh di tampilin di tempat kami ya pak..sumber insyaAllah kami sebutkan

    terima kasih pak

    fajrin…
    Bontang kalimantan timur

  7. andy fathurrahman

    ass. . . syang sekali temen- temen karkun koq msh suka kedukun ya? ngmng iman yakin tapi menjalani perbutan syirik akbar bahkan secara terang-terangan padahal udah sering keluar 4 bln dsb gimana tuh? siapa yang tanggungjawab

  8. andy fathurrahnam

    Banyak yang masih suka ke dukun pijat dan dukun bayi..

  9. andy fathurrahman wrote:
    Banyak yang masih suka ke dukun pijat dan dukun bayi..

    saya jawab:
    Ukuran banyak itu berapa toh mas??? 1000, 2000, 3000, sejuta atau semiliar???? Jawab dulu berapa ukuran banyak itu….

    Kalo mau main generalisasi gitu saya juga bisa..

  10. andy fathurahman

    ndak perlu data statistik untuk nyebutin brp jmlh karkun yang syirik karena hanya Alllah yang lbh tau tapi fenomena demikian adalah suatu hal yang sangat memprihatinkan karena sosok karkun adalah gambaran manusia yang berusaha memelihara kemurnian tauhid, perbuatan tersebut tdk selayaknya dikerjakan karkun

    Admin :
    Assalaamu ‘alaikum
    Semoga keberkahan dari Allah untuk saudara Andy Fathurahman yang sangat perhatian.

    Kalau ada “karkun” yang berbuat syirik maka kewajiban kita semua untuk menasihatinya untuk meninggalkan perbuatan syirik tersebut. Bukankah agama ini adalah nasihat..

    Kedua, perasaan kita ini adalah umat yang satu, umat Nabi Muhammad saw harus kita jaga. Keburukan sebagian saudara kita umat Islam adalah keburukan kita juga yang harus kita perbaiki secepatnya, Kebaikan dan kegembiraan saudara kita umat Islam adalah kebaikan dan kebahagian kita semua.

    Ketiga, saya baru tahu kalau ke dukun urut ketika kita terkilir atau keseleo atau ke dukun anak untuk persalinan itu adalah SYIRIK AKBAR dan saya tidak sepakat dengan saudara.

    Keempat, beruntunglah orang yang selalu melihat keburukan dirinya untuk memperbaikinya sehingga tidak ada lagi waktu untuk melihat keburukan orang lain.

  11. Abu Qiyam

    Assalamu’alaimu..
    Subhanallah…Semoga Allah senantiasa pelihara diri dan hati kita
    sehingga dapat mengerti apa maksud Allah dari setiap kejadiaan yang ditampakkan dihadapan kita
    Semoga Allah beri hidayah kepada Saudara kita Andi yang begitu perhatian
    kepada keadaan Saudaranya..
    Insya Allah kita segera 4 bln dengan niat
    agar Allah perbaiki iman, ubudiah, muamalah dan muasyarah kita ..Amin
    Karena iman kita senantiasa dalam keadaan sakit

    …Salam Abu Qiyam (Hlq Cimahi Barat)

  12. danu

    insya allah saya mau khuruj 1 hari tiap bulan (maklum plajar)
    hehehe

  13. feisaputra

    gukguk menggonggong kafilah berlalu.
    toh semua nabi banyak penentangnya. apa dgn bgtu para nabi menempati posisi yg salah? mrka bahkan dikatakan sesat. apa dgn bgtu mrka btul sesat?
    ayo jln trs berjuang pantang mundur!
    entar kita liat di sono siapa yg ternyata salah ato benar.
    manakah yg lebih baik,kira2, org yg “duduk” ataukah org yg memberikan sebagian waktu dan hartanya untuk Allah?
    Wallahu musta’an

  14. syekh yusuf

    jgn kau habiskan harta mu ke India Pakistan Bangladesh tetapi habiskanlah hartamu dengan menunaikan Ibadah Haji Madinah dan Mekkah kalau kau habiskan hartamu ke IPB kamu sesat

    • Anonim

      kamu ini ngak prnah baca qur’an ya??apa yg sudah kamu lakukan untuk agama selain mencaci dan berprasangka buruk terhadap saudaramu????
      kamu ini bagaikan org buta melukis gambar gajah.

    • saliwu aan

      jangan kira aktivis tabligh itu hanya menghabiskan hartanya untuk pergi ke india pakistan bangladesh. banyak di antara mereka yang sudah menunaikan ibadah haji. bahkan berda’wah di mekkah dan madinah.

    • Z. Arifin

      syekh yusuf tidak salah, karena dia tidak faham usaha dakwah tabligh, bahkan kentut orang tabligh saja dia tidak faham, kalau ia keluar 3 hari dgn niat islah diri Allah SWT akan beri ia kefahaman.

    • abd qodir

      astagfirullah…blum tau apa” jgn bilang org sesat…kmu jga sesat ko mnurut aku..bahkan sesatnya kmu sampai tingkat dolalah lgi…orangnya berilmu tpi cara bicaranya kya org yg ngk perna sekolah..ilmunya banyak tpi imannya lemah..ilmunya banyak tpi dzikirnya kurang jdinya ilmu kmu yg buat kmu sesat…kasian bgt ya kmu..klah ama mantan preman yg dekat dgn Allah…

  15. Abu Yahya

    Hati-hati saudara mengatakan orang lain sesat. Bisa jadi kamu sendiri yang tersesat.

  16. way

    Yang komentar tablik jelek karena dia iri hati, dengki dan gak berani ngajak orang untuk kebaikan trus bicaranya pake emosi gak pakai nurani ya kan.
    tidak ada yg ke India menyembah selain Allah di India belajar kerja da’wah

  17. andy

    Ciri-ciri ahli neraka, “Mereka berkata Allah tidak menurunkan.. , dan menyesatkan orang2 yang pemberi peringatan”

    Al Mulk ayat : 8-9.

    hampir-hampir (neraka) itu terpecah-pecah lantaran marah. Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan (orang-orang kafir). Penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka: “Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan?”
    Mereka menjawab: “Benar ada, sesungguhnya telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan, maka kami mendustakan (nya) dan kami katakan: “Allah tidak menurunkan sesuatu pun, kamu tidak lain hanyalah di dalam kesesatan yang besar”.

    hati-hati membid’ahkan dan menyesatkan para pendakwa.

  18. ASSALAMU ALAIKUM WR WB
    Apa bila ada orang bilang berulang -ulang,es……es…..pasti dia adalah penjual es/kue ….kue…..pasti dia penjual kue,begitu juga orang yang mengatakan jama’ah tabligh itu bid’ ah,sebenarnya dialah ahli bid’ah .maka jangan lahmembid’ah -bid’ah kan,kalau memang belum tau.begitu juga jangan mengatakan sesat….sesat….berarti dialah…….orang yang sesat,.
    Sesuatu ada tempatnya,salah tempat berarti dia orang yang dzolim…
    mau belajar ilmu tempatnya di madrasah,mau nunaikan haji tempatnya di mekah….kalau mau belajar dawah ya di india pakistan bangladesh,kenapa kita harus kesana?karena di sana hidup usaha Rosulullah saw.Orang arab saja ,belajarnya disana!!!padahal Rosulullah saw hidup di tanah arab?..
    Bukanya kiblat kita di IPB,kiblat kita tetap ka’bah,kalau mau tau,bagai mana sih kehidupan Rosulullah…..silahkan bawa kitab apa aja….yang menceritakan kehidupan Rosulullah/SUNAH,kemudian selidiki orang yang ikut tabligh disana..
    maka baru tau….kenapa kita harus PERGI KE IPB…
    INSYAAAAA ALLAH ANA AZAM MAU KE IPB.tahun ini …..

  19. sulthon

    InsyaAllah niat, doakan agar bisa ke IPB, amiin

  20. akheilla

    aslm…
    klrga adalah tanggung jawab setiap pemimpin RT. meninggalkan klrga u/ jaulah tanpa bekal hidup apakah sesuai dengan ajaran Rosulullah?

    • Admin:
      Benar… Seorang suami sebagai kepala RT ia bertanggung jawab terhadap keluarganya. Tanggung jawab untuk memberikan nafkah lahir dan bathin. Sayangnya nafkah bathin seringkali dianggap sebagai nafkah hub. biologis, padahal yang pas adalah memberikan bimbingan agama kepada isteri dan anak2nya. Untuk memberikan nafkah lahiriyah seorang suami harus keluar dari rumahnya untuk bekerja, bertani, berdagang.. setelah mendapat hasilnya maka ia kembali untuk memberikan selebihnya kepada anak dan isteri. Sepatutnya untuk nafkah bathiniyah seorang suami keluar dari rumah untuk meningkatkan Iman dan amalnya.. Setelah ia mendapatkan dia bisa pulang ke rumah untuk diberikan kepada anak dan isterinya.
      Untuk kepergian suami demi kepentingan dakwah hendaknya suami bermusyawarah dengan isterinya sebelum berangkat dan mempersiapkan sang isteri agar tawajjuh kepada Allah. Yang memberi nafkah adalah Allah. Suami rezeqinya dari Allah. Isteri rezeqinya dari Allah. Anak2 kita pun rezeqinya dari Allah. Suami mempersiapkan sesuatunya untuk nafkah isterinya dan anak2nya ketika ditinggal, namun diberitahu bahwa semua ini adalah rezeqi dari Allah yang dititipkan lewat saya.
      Untuk jawaban yang terakhir, hal ini pernah dilakukan oleh Nabi Ibrahim as ketika akan berdakwah meninggalkan Siti Hajar dan bayi Ismail di padang pasir tanpa tetangga. Dan Abu Bakar ra ketika perang Tabuk, Beliau menginfaqkan seluruh hartanya dan hanya meninggalkan Allah dan Rasulnya untuk menjaga keluarga Beliau. Untuk kita yang masih lemah Iman ada baiknya perbelanjaan kita kita atur. Ada bekal yang dibawa suami untuk bekal perjalanan dan ada bekal yang ditinggalkan untuk anak isteri di rumah. Sang suami jika menghadapi kesulitan di perjalanan hendaknya dia belajar meminta pertolongan kepada Allah. Begitu pula ketika isteri menghadapi kesulitan di rumah hendaknya dia belajar juga untuk meminta hanya kepada Allah. Dan keduanya saling mendoakan satu sama lain untuk keselamatan di dunia maupun di akhirat yang selama-lamanya.

    • Anonim

      klo smua orang kyk lu sm pikiran’y,gw yakin bid’ah akan tambah banyak..

      • itsme

        kalo smua org kyk lo yg pikirannya bid’ah melulu, Islam gak akan berkembang> yg ada setiap org Islam akan saling curiga, hati gak akan tenang dan tentram. jangan kayak katak dalam tempurung…ilmu lo tuh gak ada seujung kukunya dari Ilmu para ulama>>>istigfar bro….sesama muslim harus saling berkasih sayang, santun, karena sesungguhnya kita bersaudara….lo cari sendiri hadits dan ayatnya pasti lo ketemu kalo dengan hati yang bersih gak ada rasa dengki.

    • Anonim

      klo smua orang kyk lu sm pikiran’y,gw yakin bid’ah akan tambah banyak..usaha atas iman itu baru mantap.

    • Anonim

      doain ana keluar lagi ya..tadinya ana jg salah paham dgn khuruj fisabilillah tp skrg ana ketagihan,,iman jd terpelihara,maksiat berkurang,,yg hak akan tetap maju.

  21. faizal

    Assalamu ‘alaikum…
    sabar saja ustadz kalau ada yang yang menghina.

  22. harun

    Allah kuasa semua yang ada di bumi ini tidak kuasa !!!
    Mari perbaiki iman dan amal kita dengan mengorban harta dan diri kita dengan cara kaluar 4 bulan untuk seumur hidup,40 hari setiap tahun,3 hari setiap bulan di jalan ALLAH

  23. m. yunus

    insya Allah saya niat 40 hari tahun ini, semoga Allah kabulkan. bagi saudara yang suka mengatakan jemaah tabligh ahli bid’ah, syirik. takutlah antum kepada Allah, karena satu perkataan yg tdk benar (fitnah) dapat melemparkan kita ke jurang neraka JAHANNAM.

  24. kAng pUji

    Biasalah org yang suka ngomong sesat…sesat… kerjaanya dimana mana ya gitu itu
    kayake pendapanya di web gerakan manapun ya begitu
    PKS sesatlah
    HTI sesatlah
    NU sesatlah
    Tabligh sesatlah
    yang gak sesat ya cuman dia, yang klaim salafus sholeh

  25. mortiis06

    Assalamualaikum… saya dari malaysia, lucu juga ya kamu di sana… kami di sini pun serupa jugak, sering kali orang banyak mengatakan kita sesat.. tapi tak ada masalah, pd hari yg mana tak ada seorang pun dizalimi, yg haq akan bangkit sebagai haq, dan yg batul akan bangkit sebagai batil…

    Alhamdulillah, saya sudah ke Padang tahun lepas, selepas gempa, jemaah 40 hari… saya jemput, tuan2 dari Indonesia silalah ke Malaysia untuk bantu kami… Moga Allah gembira dengan usaha kita dan buat keputusan hidayat untuk ummat…

  26. ABDILLAH

    alhamdulillah dgn adaxa jamaah tabligh iman kita terjaga, trimakasih atas tasykilannaya sehingga bisa keluar

  27. alfakir

    Salafi lebih berilmu dari imam syafi’i dan mutjahid2 di lingkungan madzab syafi’iah. Terbukti mereka menafikan pndapat ulama2 madzab yg membagi bid’ah. Ada yg hasanah dan dholalah.
    Pinter amat ya !! Hehe

  28. Ping-balik: Dakwah Tabligh | d3dy86

  29. Ping-balik: Kedok Jamaah Tablig « iponkdjo

  30. Nurdin Baskoro

    Kami mengutuk tindakan anarkis dan pemukulan dan pengeroyokan oleh anggota-anggota JT terhadap pengurus mesjid Al Muhajirin (Kemanggisan, Jakarta) pada Selasa, 8 Februari 2011 silam. Mesjid Al Muhajirin adalah salah satu mesjid yang dikelola oleh Muhammadiyah. Pengurus-pengurus yang dikeroyok dan diinjak2 oleh anggota-anggota JT ini adalah pengurus-pengurus yang sudah sepuh. Hal ini dipicu karena anggota-anggota JT yang semula “menumpang” ingin menguasai mesjid tanpa mengindahkan anjuran dari pengurus mesjid.

  31. Anonim

    Nabi sbdakan akn lahir ktrunan dri sahbat nabi yg brnma zilqurrisyah dri klangan bni tamim.orag”yg mmbca alquran nmun bcaanxa tdk smpe mlwti tggrkan mreka.islam kluar dri hti mreka sprti kluarxa anak panah dri bruanxa.mreka tak mgetahui subtansi misi” alquran.mrka mmusuhi orag islam dan mmbiarkan pxembah berhala.kalo skiraxa aku ada dimasa itu kata nabi saw.sugguh aku akan pggal leher mreka sbgaimana allooh swt.mghancurkan kaum aad.coba skrag kta liat krkter ini skrang ada sama siapa?slmat mmperjuangkan agama allooh ustas?

  32. helmi qori

    Itulah krakter yg dmiliki oleh orang”yg mgaku pgikut para salafussalih.alias salafy salah pilih

  33. Anonim

    Assalamu’alaikum wr’wb Bismillahir rahmaanir rahiim Shalat shubuh di masjid kebun jeruk kemaren jadi pertanyaan tman saya dengan tambahahan satu rkaat
    tolong jelaskan bagaimana saya menjelaskan bilamana ada yang tanya lagi kpd sy dan tolong jelaskan lebih jauh lagi

    • Hamba Allah

      Itu bukan tambahan 1 rakaat, tetapi sujud sajadah ketika membaca surat alif lam mim sajadah.🙂

  34. isqowi

    alhamdulillah bagus. boleh di cpoy paste ya? alhamdulillah saya bergabung di tablig sẹak tahun 1995 dan doakan ya biar istiqomah. saya aktif juga di NU, DDII, MUI dan organisasi keagamaan yang lain, namun tablig memang beda nuansanya. ada risau dan fikir disana………

  35. Naya

    Saya cuma minta tolong aja ya,sebagai sesama muslim,kepada kalian yg sdg mnjalankan sunah rosul,tolong yah kalo khuruj d mesjid2 jgn suka pada jorok.saya mw tanya,jaga kebersihan itu sunah atau apa?jd perlihatkan islam itu indah,bukan jorok.bajunya jgn suka digantung sembarangan juga. jadilah manusia yg manusia.

  36. Anonim

    kepada saudara seiman dan seislam jadikan perbedaan harokah da wah sebagai suatu nuansa perbendaharaan kita dalam amaliah untuk mendekatkan diri kita kepada Alloh Swt bukan sarana untuk menjelekan satu sama sama lain sebagai saudara muslm yang satu akidah.hendaknya ukhuwah islamiyah lebih dikuatkan bukan kritikan yg tidak membangun karaktek pelaku da wah itu sendiri,karena kejayaan islam dibangun dengan mahabbah antara sesama muslim,wawlohu a’lam bissowab

  37. wan

    AsSalamu’alaikum..doakan ana 4b ipb masa terdekat ini

  38. habibi

    Ya Allah., niat 4 bln ya Allah….

  39. Anonim

    Amin ya allah.

    Berikanlah pada hambamu ini kekuatan agar istoqimah.amin

    • Anonim

      Assalamualaikum…Mahfum hadist.”Allah siapkan rumah di tengah surga bagi orang yg meninggalkan debat walaupun dia benar…..”.Istiqomah maqami intiqoli ustd….yg salah faham nanti Allah yg bri hidayah.sebagian besar dr kita2 yg dah karkun jg prnah sperti mreka (salah/blum fham). bukankah da’i siang sperti singa (da’wah tanpa kesan)dan malam seperti bayi (menangis merengek2 doa hidayah ke seluruh alam)?gak ada tuh tertib dr masyaikh debat di internet.wong kita aja belum tentu kpilih dalam usaha ini.yg prnah sy dngar dr ulama, “kita kerja dngan ikhlas,tertib dan ihtisab, maka Allah akan perbaiki diri kt dan Allah akan jadikan kt asbab hidayah pd org lain”.wajarlah bl ms bnyk orng yg blum faham dengan usaha nabi ini, krn kita pun msh blum hak dlm da’wah.ALLAH KUASA MAHLUK TDK KUASA.InsyaAllah ustd?niat IPB negeri jauh 1/3 hidup.amin…

  40. alhamdulillah

  41. Anonim

    Jazakallah

  42. Abu Fida

    Para Nabi itu adalah orang-orang para pentabligh ulung yang mereka seru pertama-tama keumat manusia adalah :
    وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ
    “Sungguh Kami telah mengutus kepada setiap umat itu seorang rasul (mereka mengatakan kepada kaumnya): Ibadahlah kepada Allah dan jauhi thaghut” (QS. An Nahl [36]: 36)
    Perintah kufur terhadap thaghut dan iman kepada Allah adalah inti dari ajaran semua rasul dan pokok dari islam. Dua hal ini adalah landasan utama diterimanya amal shalih, dan keduanyalah yang menentukan status seseorang apakah dia itu muslim atau musyrik, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
    فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى
    “Siapa yang kufur terhadap thaghut dan beriman kepada Allah, maka dia itu telah berpegang teguh kepada buhul tali yang sangat kokoh (Laa ilaaha ilallaah)” (QS. Al Baqarah [2]: 256)
    Bila seseorang beribadah dengan menunaikan shalat, zakat, shaum, haji dan sebagainya, akan tetapi dia tidak kufur terhadap thaghut, maka dia itu bukan muslim dan amal ibadahnya tidak diterima.
    Nah… ini yang saya gak pernah dengar dari jama’ah tabligh seruan ini kalau mereka keliling ngajak orang-orang. dimana tablighnya???

    • Nur 'Alim

      Subuhanallah, Abu Fida, antum orang yang sangat perhatian terhadap JT, hanya saja perhatiannya masih kurang karena masih mengandalkan indra telinga saja, Bukankah saudara lihat mereka menelusuri lorong-lorong dari rumah-kerumah mengajak orang-orang yang belum pernah kemasjid untuk kemasjid ??? dan dimasjid bukan untuk menyembah thagut bukan??? Ayat yang antum sampaikan itu bukan untuk diomongkan, tapi harus dipraktekkan, nah pertanyaanya, apakah antum sudah mempraktekkannya ???, Atau menunggu hafal hadits dan Al Qur’an dulu baru mengajak/memberi peringatan kepada saudara-saudara kita yang berkeliaran duhaka kepada Allah dan Rasul-Nya (meninggalkan sholat). Sudah pernahakah anda mencoba menyadarkan seorang bencong untuk menyadarkan dirinya bahwa dia itu seorang laki-laki bukan wanita ?, Saudara-saudara kita dari JT merengkuh mereka dan mengajak mereka ke Rumah Allah Masjid, bukan mengabaikan mereka… sudah pernahkah anda menyadarkan seorang peminum minuman keras dan mengajaknya ke masjid untuk jadi ahli masjid ? Tapi saudara-saudara kita dari JT sangat-sangat peduli dengan mereka meraih tangan mereka dan membimbing mereka dengan sabar dan berharap semoga Allah memberi hidayah kepada orang yg seperti itu, dan Subuhanallah Allah sering memperlihatkan kekuasaanNya kepada orang yang bersungguh-sungguh peduli kepada sesamanya manusia menuju Allah. Kalau antum berfikir untuk memperdalam ilmu hadits dulu dan menunggu Al Qur’an bisa dihafal baru mau di sampaikan kepada saudara-saudara kita yang belum paham agama di belakang mic di atas mimbar dan berharap mereka mau melakukan apa yang anda sampaikan itu, maka itu ibaratnya antum punya rumah di dekat laut dan antum berdiri diteras rumah melihat orang tenggelam di laut dan antum hanya berteriak-teriak saja kepada orang yang tenggelam itu, supaya berenang menggunakan berbagai macam cara ke tepi pantai padahal orang tersebut nyata-nyata tidak tau berenang. Maka sepanjang antum terus-terus berdiri di teras tanpa membantu orang tenggelam ini, apakah anda mendatanginya dan menaarik tangannya atau badannya sampai orang tsb selamat, maka antum seakan-akan meng amimkan org tsb untuk tenggelam. Kalau antum membiarkan tetangga antum untuk tidak memenuhi setiap panggilan Allah lewat adzan maka tetangga antum akan terus-terusan tenggelam dalam mendurhakai Allah dan RasulNya.
      Dan pasti bukan itu yang kita inginkan, tapi kebersamaan dalam beribadah kepada Allah di Masjid bagi yang laki-laki dan afdonya dirumah untuk yang wanita. bukan begitu Abu Fida????.

  43. teguh muliano

    Nabi dakwah dengan strategi. Tabligh dakwah dengan strategi. Jika strategi antum adalah kufur kepada thoghut sebagai inti dakwahnya monggo saja mas. ga ada masalah. semoga semua usaha kita di terima

    • asslmkm…..sy sangt senang ma jaamah tabligh,sy tadi nya awam dg agama,sy ikut 3 hari pola hidup sy berubah jd baik

  44. Reblogged this on milawacellular's Blog and commented:
    Syukron

  45. Anonim

    ALLAHUAKBAR.
    LAILAHAILLALAH

  46. jaga amalan maqami dan infiradhi bagi ahbab yang ingin ada dalam usaha nubuwah ini usaha atas hidayah dan hati manusia mengajak taat kepada

  47. Anonim

    Gendam devide at impera sudah memvirus demi kongsi

  48. joko lelono

    Saya seorang pendidik di perguruana ISLAM yg terkenal, saya senang membaca komentar orang ntak menghujad, ataupun memuji itu sya baca sampai habis, tetapi saya heran yg menghujat itu rata2 orang pintar tp mengapa kok selalu menghujat, dan tahu hukumnya rata2 krn dengan dalil2 yg dia tahu, la saya aja gurunya yg memberikan ilmu dibilang bid’ah, syirik, apalah dan lag belum lama ini dibilang togut lagi saya hanya istifar aja, kl pengalaman dihujat, dicaci maki banyak tp saya tetap, mengganggap dia br di goda syetan kuat atau tidak itu aja. KARENA SAYA YAKIN AGAMA ISLAM ADALAH AGAMA RAHMATAN LIL ALAMIN, maaf krn saya mantan KATOLIK, jadi sebelum memeluk agama ISLAM saya sudah tahu ISLAM, dan nggak mau menghujat, , mohon maaf jika kata2 saya menyinggung kepada antum, sekali lagi mohon maaf krn ilmu agam ISLAM masih cetek

  49. Jerry

    Alhamdulillah minggu ke 3 bulan ini ane kluar 3 hari… Insya ALLAH habis lebaran niat kluar 40hari… Bantu do’a nya…

  50. Anonim

    InsyaAllah saudra jerry

  51. Sang pangeran khurasan

    Hati-hati jangan terprovokasi oleh kalimat/komentar apapun yang jelas satu,jangan sampai islam dibelah-belah cukup diam karena yang memecah belah ini adalah org munafik dan kaum kafir,wahai jamaah tetaplah kalian teguh jangan sampai terprovokasi dengan kalimat “tabligh sesat”
    Sesungguhnya kata-kata tabligh.ikhwanul.salafi.sufi.wahabi.hizbut dll adalah kata2 utk pecah belah islam dari munafik,muslim dgn nalar dangkal,dan kafir
    Jgn menamakan dgn jamaah tabligh cukuplah dgn kata JAMAAH jgnlah kalian menyebut yang lain dgn sebutan2 diatas cukup bilang UMAT ISLAM.
    HATI2 KARENA BISA JADI KITA SENDIRILAH YG MEMECAH BELAH AGAMA KITA…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: