Bagaimana Kita Berdakwah?

Contoh berdakwah yang paling baik adalah dakwah yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw beserta para sahabatnya. Di antara sifat dakwah mereka adalah sebagai berikut :

1. Ikhlas Karena Allah

Semua Nabi dalam berdakwah mereka berkata: “Sesungguhnya ganjaranku hanyalah tergantung Allah Rabbul ‘Alamiin.” (Yunus: 22). Firman Allah, “Katakanlah, aku tidak meminta upah sedikit pun kepadamu dalam menyampaikan risalah ini.” (Al Furqan: 57)

Sabda Nabi saw, “Tidaklah seorang hamba menyampaikan suatu khutbah kecuali Allah akan bertanya kepadanya pada hari Kiamat, apa yang ia inginkan dari khutbahnya itu?” (Baihaqi, Ibnu Abi Dunya) Imam Malik rah.a jika membaca hadits ini ia menangis. Sabda Nabi saw, “Barangsiapa belajar seni pidato untuk menawan hati manusia, maka pada hari Kiamat Allah tidak akan menerima (amalan) fardhu atau sunnahnya.” (Abu Daud)

2. Lemah Lembut dan Hikmah

Allah berfirman, “Ajaklah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasehat yang baik…”(An Nahl: 125). Sebaiknya para da’i menghindari ucapan kasar dan tidak beradab.

Ada seorang da’i menghadap khalifah Ja’far Al Manshur. Lalu ia berkata kasar kepada khalifah. Ja’far berkata, “Berkatalah dengan halus kepadaku. Allah swt telah mengutus orang yang lebih baik darimu kepada orang yang lebih jahat dariku. Allah telah mengutus Musa as kepada Fir’aun, dan Allah berfirman kepadanya, “Berkatalah kamu berdua kepadanya dengan ucapan yang lemah lembut.” (Thaha: 44). Da’i tersebut malu atas kelancangannya.

3. Mengamalkan Apa yang Disampaikan

Seorang da’i hendaknya berusaha semaksimal mungkin untuk mengamalkan apa yang telah ia sampaikan kepada orang lain. Setidak-tidaknya ada niat untuk mengamalkannya. Allah mencela seseorang yang berkata namun tidak ada niat untuk mengamalkannya. Firman Allah, “Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kemurkaan di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu perbuat.” (Ash Shaff: 2-3)

4. Menjadikan Kerja Dakwah sebagai Kerja Utama

Allah Berfirman, “Katakanlah (hai Muhammad), Inilah jalanku, Mengajak orang taat kepada Allah di atas bashirah, tugasku dan tugas para pengikutku.”

5. Sabar dan Istiqamah dalam Dakwah

Dakwah adalah kerja utama para Nabi. Rasulullah saw telah memperingatkan bahwa barangsiapa mengikuti jalan hidup beliau, maka akan banyak ujian yang menimpa dirinya. Oleh karena itu Allah berfirman, “(Dan orang-orang yang)  saling mewasiatkan dalam kebaikan dan saling mewasiatkan dalam kesabaran.” (Al Ashr: 3-4). 

6. Berakhlak Mulia

Sabda Nabi saw, “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (Bukhari). Sabda lainnya, “Barangsiapa menyuruh yang ma’ruf hendaklah ia terlebih dahulu mengerjakan yang ma’ruf.” (Baihaqi)

7. Menyerahkan Hasil Hanya kepada Allah

Hasil segala usaha manusia hanya di tangan Allah saja. Demikian juga hasil dakwah kita. Allah berfirman, “Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk-Nya kepada orang yang dikehendaki-Nya.” (Al Qashash: 56)

8. Merasa Lemah dan Membekali Diri dengan Ilmu

Da’i yang mukhlish akan menerima kritik jika salah. Menerima nasehat jika terpeleset, karena meyakini bahwa manusia tidak luput dari berbuat kesalahan. Sifat ma’sum hanyalah milik para Nabi.

9. Berkorban dengan Harta dan Jiwa Sendiri

Banyak ayat Al Quran yang mensyaratkan perjuangan dakwah fi sabilillah hendaklah dnegan jiwa dan harta sendiri. Bukan membiayai dan dibiayai orang lain. Firman Allah, “Berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah.” (At Taubah: 41)

10. Penyampaian Disesuaikan dengan Objek Dakwah 

Sabda Nabi saw, “Kami diperintah agar berbicara kepada manusia sesuai dengan kadar akal mereka.” (Dailami)

Categories: Tertib Dakwah | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: