You are currently browsing the daily archive for 17 Juli 2008.

Bayan Maghrib : Maulana Saad
Tarikh : 30/01/2000
Manusia adalah sebaik-baik ciptaan Allah s.w.t dan mempunyai kelebihan. Manusia merupakan asbab hidayah untuk yang lain. Manusia adalah untuk manusia yang lain. Segala macam boleh dikerjakan oleh manusia. Manusia dijadikan untuk kepentingan manusia. Kita menganggap bahawa manusia boleh melakukan segala sesuatu. Manusia tidak bebas dalam perbuatannya. Manusia dikirimkan ke dunia ini untuk maksud yang tertentu. Bukan untuk kepentingan dirinya sahaja. Semua ciptaan Allah s.w.t, selain manusia, tidak diberi satu tanggungjawab pun tetapi manusia dicipta oleh Allah s.w.t untuk kepentingan sesama manusia. Manusia ini diciptakan oleh Allah s.w.t untuk kepentingan umat manusia, sebagai pembawa hidayah daripada Allah s.w.t dan boleh jadi asbab-asbab hidayah untuk yang lainnya. Bukan untuk diri sendiri sahaja.

Mungkin kisah ini terasa sangat aneh bagi mereka yang belum pernah bertemu dengan orangnya atau langsung melihat dan mendengar penuturannya. Kisah yang mungkin hanya terjadi dalam cerita fiktif, namun menjadi kenyataan. Hal itu tergambar dengan kata-kata yang diucapkan oleh si pemilik kisah yang sedang duduk di hadapanku mengisahkan tentang dirinya. Untuk mengetahui kisahnya lebih lanjut dan mengetahui kejadian-kejadian yang menarik secara komplit, biarkan aku menemanimu untuk bersama-sama menatap ke arah Johannesburg, kota bintang emas nan kaya di negara Afrika Selatan di mana aku pernah bertugas sebagai pimpinan cabang kantor Rabithah al-’Alam al-Islami di sana.

Pada tahun 1996, di sebuah negara yang sedang mengalami musim dingin, di siang hari yang mendung, diiringi hembusan angin dingin yang menusuk tulang, aku menunggu seseorang yang berjanji akan menemuiku. Istriku sudah mempersiapkan santapan siang untuk menjamu sang tamu yang terhormat. Orang yang aku tunggu dulunya adalah seorang yang mempunyai hubungan erat dengan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela. Ia seorang misionaris penyebar dan pendakwah agama Nasrani. Ia seorang pendeta, namanya ‘Sily.’ Aku dapat bertemu dengannya melalui perantaraan sekretaris kantor Rabithah yang bernama Abdul Khaliq Matir, di mana ia mengabarkan kepada-ku bahwa seorang pendeta ingin datang ke kantor Rabithah hendak membicarakan perkara penting.

Baca entri selengkapnya »

 

Juli 2008
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Tanggal Hijriyah

Blog Stats

  • 248,818 hits

Cari Tulisan Melalui Kategori :

Quran Surat Al ‘Ashr :

"Demi Masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling berwasiat untuk berpegang teguh dalam kebenaran, dan berwasiat untuk berlaku sabar."

Page Rank Check

Negara :

free counters

Top of Blog :

TopOfBlogs
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 33 pengikut lainnya.